Waspada! Gerombolan Pembacok Berkeliaran, Kotabaru dan Cikampek Tidak Aman

KORBAN GEROMBOLAN PEMBACOK: Di sekujur tubuh Munindar terlihat perban. Pemuda berusia 17 tahun itu dibacok oleh sekelompok orang di Jalan Raya Cikampek-Parakan. Asep Sopian/Radar Karawang

KORBAN GEROMBOLAN PEMBACOK: Di sekujur tubuh Munindar terlihat perban. Pemuda berusia 17 tahun itu dibacok oleh sekelompok orang di Jalan Raya Cikampek-Parakan. Asep Sopian/Radar Karawang


POJOKJABAR.com, KARAWANG – Bagi Anda yang sering pulang larut malam harus ekstra hati-hati. Terutama yang kerap melintasi Jalan Raya Cikampek-Parakan dan Pawarengan, Desa Dawuan Tengah. Di dua lokasi itu kerap muncul gerombolan pembacok.

Di Kotabaru, Munindar (17) warga Kampung Kali Oyod RT02 RW03, Desa Wancimekar, menjadi salah satu korban pembacokan. Sampai saat ini dia masih terbaring lemas di Rumah Sakit Izza. Banyak luka bacok di sekujur tubuhnya, mulai dari kepala, tangan, punggung dan bagian tubuh lainnya.

”Parah kondisinya. Banyak banget luka bacoknya, jarinya ada yang hampir putus. Kejadiannya malam minggu jam 2 pagi di dekat tempat futsal APT,” kata Aef, anggota Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) Kotabaru yang mengurusi proses pengobatan korban.

Ia melanjutkan, korban harus segera dibawa ke RSCM, karena pada bagian punggung banyak terdapat luka bacok. Namun, karena ketiadaan biaya, pihak keluarga kebingungan untuk membawanya.

”Harus dibawa ke RSCM. Karena paru-paru pendarahan dan saluran pernapasan itu keluar dari punggung,” katanya.

Sementara, saat ditemui di ruang UGD RS Izza, Munindar yang sedang terbaring lemas menceritakan kronologis kejadian. Peristiwa berawal saat dia mengantarkan temannya. Sepulang dari rumah temannya, tiba-tiba dia dihadang oleh tiga motor dengan membawa senjata tajam berupa samurai dan cerulit.

”Pas pulangnya, saya kan lagi sendiri. Kalau motor (pelaku) tiga, tapi gak tau berapa orang pada bawa senjata semua,” ceritanya.

Loading...

loading...

Feeds