Jamaah Haji Asal Karawang Hadapi Cuaca Ekstrem

Ilustrasi

Ilustrasi

Cari Aman

POJOKJABAR.com, KARAWANG – Para jamaah calon haji saat ini dihadapkan dengan cuaca cukup ekstrem. Jika siang hari, cuaca bisa di atas 40 derajat celcius. Sementara jika malam hari bisa mencapai 15 derajat.

Salah seorang jamaah asal Kabupaten Karawang, Dedi Rustandi mengatakan, menjalankan rukun Islam yang kelima ini diakuinya tidak ringan karena cuacanya yang ekstrem. Dinginnya cuaca malam serta panasnya cuaca siang hari, membuat jamaah harus mampu beradaptasi.

“Alhamdulillah perjalanan lancar terkendali. Cuma memang kondisi cuaca di sini cukup ekstrem, musih haji kali ini,” jelasnya lewat layanan whatsapp.

Dedi sendiri, tergabung dengan jamaah haji Kloter 92 JKS yang berangkat pada Minggu (12/8) lalu. Kloter terakhir dari Karawang tersebut, langsung menuju Tanah Suci Makkah untuk melaksanakan puncak ibadah haji.

“Alhamdulillah semua jamaah pada khusyuk beribadah, meskipun dengan kodisi cuaca bisa mencapai 15 sampai dengan 50 derajat celsius,” terangnya.

Anggota DPRD Karawang itu mengatakan, saat ini para jamaah terus melaksanakan segala rangakaian kegiatan ibadah. “Alhamdulillah jamaah kloter 92 sehat semua dan bisa menjalankan semua rangkaian ibadah haji,” terangnya.

Dedi juga menambahkan, menjalankan rukun Islam yang ke-5 tidaklah mudah, sebab selain fisik dan konsentrasi yang sangat diperlukan, yang paling utama adalah menjaga kesehatan dengan berbedanya cuaca dengan di tanah air.

“Alhamdulillah tidak ada kendala. Cuma kita sempat pertama turun di Jeddah bus penjemputan sempat dari bandara ke maktab atau hotel sempat tersesat dari sopir sama kondekturnya,” terangnya.

(RK/apk/pojokjabar)


loading...

Feeds