Korban Kecelakaan Lalu Lintas Akibat Jalan Rusak, Ganti Rugi Maksimal Rp 120 Juta

jalan rusak (lustrasi)./Foto: Istimewa

jalan rusak (lustrasi)./Foto: Istimewa

Cari Aman

POJOKJABAR.com, KARAWANG–  Undang-undang Nomor 22 tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan.

Demikian dikatakan pengacara kondang sekaligus pengurus Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Karawang, Asep Agustian, Rabu (14/2).

Menurutnya, korban kecelakaan lalu lintas akibat jalan rusak bisa mengajukan gugatan ganti rugi kepada pemerintah daerah sebagai pemangku kebijakan atau pejabat penyelenggara jalan.

“Ganti rugi bisa diperoleh maksimal Rp 12 juta hingga Rp 120 juta,” katanya.

Ancaman pidana jika gugatan ganti rugi tidak dibayarkan lamanya maksimal bisa mencapai lima tahun penjara.

Baca juga: Kasus Tahun Lalu Belum Jelas, Lagi, Kasus Keracunan di Karawang Berulang

Undang-undang Lalu Lintas Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan antara lain berisikan pasal-pasal yang memungkinkan setiap pengguna jalan negara, jalan provinsi, jalan kabupaten maupun jalan perkotaan menuntut pemerintah untuk mengganti rugi atas kecelakaan yang dialami setiap warga.

(mar/pojokjabar)


loading...

Feeds