Gerhana Bulan Total, Siklus 152 Tahun, Rabu Besok

Tahun 2014 lalu terjadi di wilayah Indonesia , BMKG kelas III Jatiwangi kembali  tiga kombinasi fenomena sekaligus. Foto: Ono Cahyono/Dok Radar Majalengka

Tahun 2014 lalu terjadi di wilayah Indonesia , BMKG kelas III Jatiwangi kembali tiga kombinasi fenomena sekaligus. Foto: Ono Cahyono/Dok Radar Majalengka

POJOKJABAR.com, MAJALENGKA –  Gerhana bulan total terjadi saat seluruh wajah bulan tertutup bayangan bumi. Saat itu, bumi berada di antara matahari dan bulan pada satu garis lurus yang sama.

Demikian disebutkan petugas Forecaster BMKG Ahmad Faa Izyn.

Media sosial pun ramai memperbincangkan bakal terjadinya fenomena gerhana bulan pada Rabu (31/1) besok. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kelas III Jatiwangi membenarkan bakal ada terjadinya bencana.

“Dengan demikian, sinar matahari tidak dapat mencapai bulan karena terhalangi oleh bumi. Dan diprediksi jika posisi bulan pada saat gerhana bulan total terjadi tanggal 31 Januari 2018 besok,” jelasnya, kemarin (29/1).

Menurutnya, gerhana bulan total itu akan bertepatan pada momen dimana bulan mencapai titik perigee atau jarak terdekat dengan Bumi. Blue moon atau bulan biru hanyalah istilah untuk menyebut bulan purnama kedua yang terjadi pada satu bulan kalender masehi.

Baca juga: Ingat! Malam Ini Ada Gerhana Bulan Sebagian, Masjid Bogor Laksanakan Salat Khusuf

“Pada Januari 2018 ini fase bulan purnama akan terjadi dua kali, yang pertama tanggal 2 Januari lalu, dan yang kedua puncaknya pada 31 Januari. Sementara gerhana bulan total ini merupakan fenomena yang hanya terjadi dalam kurun waktu 152 tahun silam,” ujarnya.

Ahmad Faa Izyn kembali menjelaskan, kejadian ini akan mengkombinasikan tiga fenomena sekaligus pada saat yang bersamaan. Fenomena itu yaitu blue moon, super moon dan total lunar eclipse (bulan biru, bulan super besar dan gerhana bulan total).

Saat gerhana bulan total, bulan akan memasuki bayangan bumi dan tampak kemerahan. Bulan akan mulai memasuki bayangan bumi pukul sekitar 18:48 WIB dan menghabiskan waktu 3 jam 22 menit dalam umbra bumi. Keseluruhan gerhana bulan akan terjadi selama 5 jam 17 menit dengan durasi gerhana total 1 jam 16 menit 4 detik.

“Proses gerhana sendiri dimulai sejak matahari terbenam sampai tengah malam dan puncak gerhana bulan total terjadi pada pukul 20:26 WIB,” tukasnya.

(mar/rc/pojokjabar)

loading...

Feeds