Nikmati Pesona Desa Wisata Cibuntu di Kabupaten Kuningan

Desa Wisata Cibuntu, Kecamatan Pasawahan, Kabupaten Kuningan./Foto: Rmol

Desa Wisata Cibuntu, Kecamatan Pasawahan, Kabupaten Kuningan./Foto: Rmol

Salah satu keunggulan yang menjadi daya tarik Desa Wisata Cibuntu adalah cara masyarakatnya dalam memelihara dan melestarikan budaya, atau kearipan lokal, diantaranya dalam bersikap ramah pada tamu, atau someah ka semah, tetap mempertahankan rasa gotong royong, terutama dalam menjaga keutuhan seni tradisional, serta senantiasa kompak dalam memperindah lingkungan tempat mereka tinggal,” papar Jaka.

Jaka meyakini, dari tingginya rasa gotong royong itu pulalah membuat salah hunian warga yang dijadikan homestay, yakni homestay Teratai 3 masuk dalam kategori lima terbaik se-Asia Tenggara di ajang ‘Asean Award 2017’ di Singapura, Kekompakan seluruh elemen masyarakat desa dalam memelihara budaya, baik dari segi budaya memelihara keindahan lingkungan, budaya ramah pada tamu tersebut, bukan hanya membuahkan hasil betahnya para pendatang saat berada di desa mereka, tetapi juga penghargaan tingkat Asia Tengara,” ungkapnya.

Jaka menyebutkan, saat ini di Cibuntu terdapat 70 homestay dengan total kamar berjumlah sekitar 110 ruang, dengan diraihnya penghargaan tersebut dia berharap tak hanya membuahkan rasa bangga, namun juga bisa memicu pada pemilik homestay lainnya untuk bisa tampil lebih baik lagi, mulai dari penaataan, maupun pelayanan, Di samping itu, semoga dengan diraihnya penghargaan ini akan semakin memperkenalkan Desa Wisata Cibuntu di arena pariwisata internasional,” harapnya.

Dan sebagai bukti dukungan penuh pihak Disporapar dalam menjadikan Desa Wisata Cibuntu sebagai salah satu wilayah potensi wisata unggulan di Kabupaten Kuningan, dijabarkan Jaka, penambahan berbagai fasilitas untuk menunjang kemajuan, sekaligus meningkatkan jumlah pengunjung pun dilakukan.

Jika dahulu saat kita berkunjung ke Disa Wisata Cibuntu, yang bisa dinikmati diantaranya situs purbakala, kebun konservasi Bambu Betung, sumber mata air Kahuripan, Curug Gonseng dan Kampung Kambing, kini telah dibangung camping ground, dengan dilengkapi kolam renang, yang letaknya tak jauh dari Curug Gongseng,” terang Jaka.

Di samping itu, pengembangan yang akan dilakukan ke depan diantaranya adalah agro wisata berbasis sosial, serta peningkatan pengembangan budaya lokal, Hal itu dilakukan, agar dengan berkembangnya wisata di Desa Cibuntu, seiring pula dengan kemajuan bidang pertanian, dan semakin bertumbuhnya budaya lokal semakin kuat pula daya tarik bagi para wisatawan untuk datang berkunjung,” paparnya.

(mar/rmol/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds