Oke, Satgas Angkutan Online dan Konvensional Cirebon Diharapkan Jadi Mediator

Satgas OKE yang dibentuk Polres dan Pemkot Cirebon belum lama ini.

Satgas OKE yang dibentuk Polres dan Pemkot Cirebon belum lama ini.

Cari Aman

POJOKJABAR.com, CIREBON- Polres Cirebon Kota dan Walikota Cirebon akhirnya sepakat memberikan nama OKE bagi Satuan tugas (Satgas) gabungan dari Angkutan Online dan Konvensional, dibentuk beberapa waktu lalu.

“Nama Satgas OKE. Singkatannya adalah Angkutan Online dan Konvensional,” jelas Kapolres Cirebon Kota, AKBP Adi Vivid AB,di lapangan Mapolres Cirebon Kota. Selasa (10/10/2017).

Diterangkan Adi Vivid, nama OKE memiliki makna dan bertujuan untuk membangun rasa tanggung jawab kedua belah pihak, yakni Angkutan Online dan Konvensional bila ke depan mempunyai silih paham.

“OKE merupakan bentuk dari keduanya dan supaya memiliki tanggung jawab bila nanti terjadi selisih paham lagi,” sambunya.

Lebih lanjut Adi Vivid mengatakan bila ada kesalahpahaman, hal tersebut bisa diselesaikan lewat OKE karena itu merupakan ruang dan wadah komunikasi keduanya.

“Oke merupakan komunikasi keduanya, dan saya beri ruang untuk bisa dewasa mengatasi dan memecahkan persoalan bila kedepan terjadi ketidakpahaman lagi,” lanjut Adi Vivid.

Sementara itu, Koordinator Himpunan Transportasi Online Bersama (HTOB), Ivan, mengaku bangga dibentuknya OKE, lantaran kata Ivan, sebagai media komunikasi dan koordinasi dengan para sopir Angkutan Konvensional.

“Jujur, saya bangga telah ada OKE. Artinya, itu bisa sebagai media komunikasi dan koordinasi dengan para Angkutan Konvensional,” pungkas Ivan.

(alw/pojokjabar)


loading...

Feeds