Gara-Gara Nasi Aking, Nyawa Nenek Asmita Melayang Tersambar Kereta Api

Jasad nenek Asmita yang tersambar kereta api. Foto: Radar Cirebon

Jasad nenek Asmita yang tersambar kereta api. Foto: Radar Cirebon

POJOKJABAR.com, CIREBON – Naas menimpa nenek Asmita. Tubuh nenek warga Kertasemboja Kelurahan Pegambiran, Kecamatan Lemahwungkuk, Kota Cirebon, Jawa Barat, tersebut terserempet kereta api Tegal Bahari jurusan Tegel-Jakarta di KM 220+1 antar Waruduwur-Cirebon, Senin (13/2/2017) sore.

Akibatnya, nyawa nenek Asmita pun tak bisa ditolong. Pasalnya, jenazah nenek Asmita yang ditemukan di KM 219 + 4/3, mengalami luka parah di bagian kepala.

Kapolres Cirebon Kota, AKBP Adi Vivid Agusetiadi Bachtiar SIk MHum MSi melalui, Kapolsek Lemahwungkuk, Iptu Momon Sukarman SH mengatakan, korban pada waktu itu akan mengambil nasi aking yang telah dijemur di samping jalur.

Namun, saat akan kembali ke rumah dari mengambil nasi di sampan jalur, secara bersamaan datang kereta tersebut. Karena, gangguan pendengaran, korban tidak mengetahui adanya KA yang melintas. Sehingga, korban terserempet kereta tersebut.

“Kejadian itu sekitar pukul 15.15 WIB,” kata Momon seperti dilansir radarcirebon.

Sementara itu, Kepala Humas KAI Daop III Cirebon membenarkan peristiwa tersebut. Dia mengimbau, agar warga tidak beraktivitas di jalur KA, karena daerah itu merupakan daerah yang terlarang.

“Selain petugas yang sedang berdinas, tidak ada yang boleh ke daerah tersebut,” jelas Kris.

(faz/pojoksatu/lya)

loading...

Feeds