Kejari dan PN Sumber Diminta Segera Tahan Anggota Dewan yang Pukul Rakhmat

Ketua Pengadilan Negeri Sumber, Mery Taat Anggarasi (pegang mikrofon), menemui pengunjuk rasa terkait proses hukum kasus pemukulan oknum anggota dewan terhadap Rakhmat, pegawai RSUD Arjawinangun. Foto: Cecep/radarcirebon.com

Ketua Pengadilan Negeri Sumber, Mery Taat Anggarasi (pegang mikrofon), menemui pengunjuk rasa terkait proses hukum kasus pemukulan oknum anggota dewan terhadap Rakhmat, pegawai RSUD Arjawinangun. Foto: Cecep/radarcirebon.com

POJOKJABAR.com, CIREBON – Kantor Kejaksaan Negeri dan Pengadilan Negeri Sumber, Kabupaten Cirebon, Senin (6/1/2017) dikepung ratusan massa dari LSM Komunitas Peduli Anti Korupsi (Kompak) yang melakukan unjuk rasa.

Ratusan massa tersebut berunjuk rasa untuk menuntut agar kasus pemukulan pegawai RSUD Arjawinangun, Rakhmat oleh anggota dewan berinisial YS beberapa bulan lalu segera diproses. Karena meski sudah tersangka, YS tidak segera ditahan.

LSM Kompak mempertanyakan Kejaksaan Negeri dan Pengadilan Negeri Sumber mengenai proses hukum YS. Mereka menilai kasus tersebut terkesan lambat ditangani pihak berwajib.

“Kami akan kawal sampai persidangan selesai. Namun, di sini proses hukumnya sudah telalu lama dan lambat. Harusnya Pengadilan Negeri Sumber segera menahan YS,” kata Korib, salah satu pengunjuk rasa seperti dilansir radarcirebon.

Ketua Pengadilan Negeri Sumber Mery Taat Anggarasi yang menemui pengunjuk rasa mengatakan, sidang dugaan penganiayaan YS kepada Rakhmat akan segera digelar secepat mungkin. Namun untuk menggelar sidang itu sendiri tergantung dari pihak jaksa yang menyidangkan.

“Kami akan pastikan sidang akan digelar besok, dan kami juga akan kordinasi dengan kejaksaan jam berapa pun pelaksanaan sidangnya itu terserah dari kejaksaan asal lengkap semua berkasnya, siap disidangkan,” tutur Nery.

Sementara itu, dari pihak kejaksaan sendiri mengaku berkas kasus Rakhmat sudah dilimpahkan ke Pengadilan Negri. Terkait massa yang minta YS ditahan, merupakan wewenang Polres Cirebon.

“Sudah dilimpahkan ke PN, jadi nanti tunggu saja sidangnya besok,” kata Irfan Efendi, kasi Intel Kejaksaan Negeri Sumber.

(ccp/pojokjabar/lya)

loading...

Feeds