Waduh, 116 Guru Ponpes Al Zaytun Indramayu Dipecat tanpa Pesangon

ilustrasi

ilustrasi

POJOKJABAR.com, INDRAMAYU – Pemecatan guru tanpa pemberian uang pesangon terjadi di Indramayu. Pasalnya, sejumlah 116 guru dari Pondok Pesantren Al Zaytun, Indramayu dipecat begitu saja.

Bahkan, ratusan guru tersebut tidak sempat melakukan pembelaan diri atas pemecatan tersebut. Kejadian pemecatan guru Ponpes AL Zaytun tersebut mengundang keprihatinan banyak pihak. Salah satunya yakni Sekretaris Jenderal Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI), Retno Listryarti.

Menurutnya memecat 116 guru itu bukanlah hal yang manusiawi. Apalagi guru-guru tersebut sudah lebih dari 15 tahun mengabdi di Ponpes Al Zaytun. Dirinya sangat kecewa dengan sikap pimpinan Ponpes Al Zaytun.

“Masalahnya pemecatannya tanpa prosedur yang berlaku. Itu artinya pimpinan Ponpes melakukan pelanggaran,” jelasnya Minggu (5/2/2017).

Dengan adanya hal tersebut, kata dia, pihak Ponpes Al Zaytun telah bertindak sewenang-wenang. Tentunya juga melanggar hukum yang ada dengan memberhentikan guru tanpa penjelasan apapun. Bahkan, surat pemberhentian pun tidak diberikan.

Mirisnya, guru-guru yang dipecat tersebut tidak diberi pesangon. Artinya, lanjutnya pihak Ponpes Al-Zaytun sudah menyalahi hal yang diatur dalam Undang-Undang Ketenagakerjaan mengenai guru dan dosen.

Pihak FSGI pun akan mengadukan kejadian ini ke KOMNAS HAM dan Ombudsman Republik Indonesia bersama guru-guru yang jadi korban PHK.

“Makanya, FSGI menuntut pihak-pihak yang terkait untuk menindak tegas masalah ini. Juga dapat segera memberikan perlindungan ratusan guru yang jadi korban PHK ini,” pungkasnya.

(rcb/ana pojokjabar)

loading...

Feeds