Hingga H-7 Lebaran, Tidak Ada Satupun Karyawan yang Mengadukan Soal THR di Karawang

Ilustrasi THR

Ilustrasi THR


POJOKJABAR.id, KARAWANG – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Karawang mengungkapkan, hingga H-7 lebaran tahun 2016 ini, belum ada satupun laporan tentang perusahaan yang tidak membayarkan THR bagi karyawan. Padahal, sejak jauh-jauh hari instansi ini telah membuka posko pengaduan. Akan tetapi, posko tersebut sepi dari aduan.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Karawang, Ahmad Suroto, mengatakan, di wilayahnya ada 1.569 perusahaan. Sepertinya, seluruh perusahaan telah membayarkan kewajibannya terhadap karyawan. Mengingat, sampai sekarang tidak ada laporan mengenai permasalan THR.

“Jangankan karyawan perusahaan (pabrik), karyawan pertokoan juga tak ada yang lapor ke posko pengaduan THR,” ujarnya, Rabu (29/6/2016).

Menurut Suroto, THR ini merupakan hak bagi seluruh karyawan. Apalagi, ada aturan baru dari pemerintah pusat, karyawan yang baru bekerja sebulan juga sudah bisa memeroleh THR. Karena itu, tidak ada alasan bagi perusahaan untuk menangguhkan ataupun tidak membayarkan tunjangan tersebut.

Kalau ada perusahaan yang melakukan itu, lanjutnya, akan dikenakan sanksi tegas. Sanksinya bervariasi, mulai dari administrasi sampai pencabutan IMTA bagi perusahaan yang memekerjakan tenaga asing.

Meski demikian, pihaknya tetap akan mengawasi pemberian THR ini sampai cuti bersama nanti. Karena itu, posko pengaduan bagi karyawan tersebut tetap bisa melayani sampai masa kerja jelang lebaran berakhir.

(izo/pojokjabar)

Daftar untuk Tonton Launching Motor Honda New PCX Klik Disini
Loading...

loading...

Feeds

Rektor IPB Arif Satria dirawat di RS EMC Sentul Bogor

Rektor IPB Positif Covid-19 Lagi

Rektor institut Pertanian Bogor (IPB), Arif Satria, terkonfirmasi positif Covid-19 kedua kalinya, usai sempat positif pada September 2020.