Kemenag Kota Cirebon Belum Umumkan Biaya Haji 2016 Turun, Tanya Kenapa

ILLUSTRASI : Jamaah Haji.

ILLUSTRASI : Jamaah Haji.


POJOKJABAR.com, CIREBON – Meski sudah santer terdengar oleh para calon jamaah haji, namun Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Cirebon belum secara resmi mengumumkan Biaya Penyelenggara Ibadah Haji (BPIH) tahun 2016 yang dikabarkan akan turun. Alasannya, hingga saat ini masih menunggu keputusan presiden (keppres).

Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umrah Kemenag Kota Cirebon, H Ahmad Rifa’i menjelaskan, turunnya BPIH tahun 2016 merupakan kabar bahagia bagi calon jamaah haji yang masuk waiting list (daftar tunggu) di tahun ini. “Memang sudah dengar. Para calon jamaah juga sangat senang dengan informasi itu. Namun untuk kepastiannya kami juga masih menunggu Keppres,” tutur Ahmad, kepada Radar, Rabu (11/5/2016).

Saat ini, lanjutnya, Kota Cirebon masih mendapatkan kuota haji sejumlah 247 orang, kuota tersebut masih sama dengan tahun-tahun sebelumnya. Sedangkan, untuk jumlah waiting list sekitar 3.960 orang. Artinya, jumlah daftar tunggu di Kota Cirebon untuk tahun 2016 semakin tinggi yakni 16 tahun lamanya. “Kuota masih sama. Untuk waiting list semakin meningkat,” jelasnya.

Menurutnya, pemberian kuota haji yang masih sama dengan seperti tahun lalu lantaran masih diberlakukan pemotongan kuota jemaah haji sebesar 20 persen. Kondisi ini merupakan imbas dari renovasi yang masih berlangsung di Makkah.

Tapi, waiting list itu ada pengecualian. Apalagi ada aturan kuota khusus sebanyak lima persen. Kuota khusus bagi calon jamaah haji lanjut usia (lansia) minimal umur 75 tahun itu, memberi prioritas pemberangkatan kepada calon jamaah yang sesuai kriteria.

Kemudian, ada juga kuota mahrom yakni, calon jamaah menginginkan berangkat bersama sanak keluarga. Kuota ini bisa langsung diberangkatkan dengan catatan pada saat pemberangkatan ada sekitar lima persen calon jamaah haji yang tidak mampu melakukan pelunasan pada itu juga.

Untuk tahapan penyelenggaraan ibadah haji, lanjut Ahmad, kemenag saat ini tengah melakukan pembuatan dan penerbitan passport. Sementara bila memang betul BPHI dipastikan turun maka besaran BPIH ialah 132 US Dollar atau sebesar Rp34,6 juta. “Mungkin terbitnya keppres saat bulan Juni. Karena bulan Juni sudah mulai dilakukan pelunasan,” terangnya.

Terpisah, salah satu calon jamaah haji asal Kelurahan Harjamukti, M Ridwan mengaku senang bila informasi penurunan BPIH itu ternyata benar-benar terjadi. “Senang dong. Kan bisa lebih hemat, lumayan katanya penurunannya bisa sampai Rp1 juta,” tuturnya.

(izo/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds