Cuaca Tak Tentu, Nelayan Indramayu Pilih Tinggal di Rumah

nelayan di Karawang

POJOKJABAR.com, INDRAMAYU – Musim hujan yang disertai cuaca buruk membuat sejumlaah nelayan pantura Indramayu memilik memarkirkan perahunya. Intesitas curah hujan di Kabupaten Indramayu hingga 20-50 mm/hari, membuat mereka memilih tak melaut dan tinggal dirumah menunggu cuaca membaik.

”Sebagian besar nelayan yang perahunya dibawah 30 gross ton memilih tak melaut,karena perahu kecil kan lebih berbahaya ketika terkena gelombang ombak yang tinggi,”kata salah satu nelayan asal indramayu, dedi.

Sementara itu menurut Forecaster BMKG Jatiwangi Majalengka, Ahmad Faiziyn curah hujan di Kabupaten Indramayu masih tergolong tinggi. Diperkirakan untuk beberapa hari kedepan gelombang air laut di Pantura, mencapai 1,5 meter.

Sedangkan untuk cuaca diprediksi terjadi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang di Kabupaten Indramayu, sebagian besar di Cirebon dan Majalengka utara.


Hujan dengan intensitas ringan hingga lebat terjadi di Cirebon bagian selatan, Majalengka selatan dan Kuningan. Hujan ringan berkisar 0,1 -20 mm/hari, hujan sedang berkisar 20 – 50 mm/hari dan hujan lebat di atas 50mm/hari serta kecepatan angin mencapai 5 – 30 km/jam.

“Bagi nelayan khususnya yang menggunakan perahu-perahu kecil harus selalu waspada dan berhati-hati pasalnya cuaca bisa berubah secara cepat setiap saat,” ujarnya.

Pihaknya mengimbau kepada masyarakat di Indramayu, Cirebon dan Kuningan serta Majalengka agar selalu waspada dan berhati-hati menghadapi kondisi cuaca seperti ini, khususnya bagi nelayan yang hendak melaut.

(ind/dea/pj)