Ngaku Polisi, Wanita Ini Ditipu Rp 24,5 Juta

ilustrasi
ilustrasi
ilustrasi
ilustrasi

POJOKJABAR.com, INDRAMAYU- Mengaku sebagai anggota intel Polres Indramyu, HDK (30) berhasil memperdaya Wati (32), warga Indramayu. Bahkan uang milik Wati sebanyak Rp 24,5 juta ikutan raib. Aksi HDK terhenti setelah ia diamankan Polres Indramayu.

Menurut Kepala Bidang Humas Polda Jawa Barat, Kombes Sulistyo Pudjo Hartono pelaku mengaku sebagai anggota Polri berpangkat Briptu yang berdinas di Polres Majalengka sebagai intel narkoba dan membawa kwitansi palsu yang bertuliskan menerima uang senilai Rp250 juta.

“Uang sebesar itu, kata pelaku didapat karena penghargaan sebagai pembela negara. Kemudian pelaku meminta sejumlah uang kepada korban dengan alasan untuk biaya pendidikan, biaya kenaikan pangkat dan biaya pengurusan lainnya,”jelas Kombes Sulistyo.

Korban, kata Kombes Sulistyo, percaya begitu saja dan memberikan uang secara bertahap sebesar Rp24,5 juta kepada pelaku, Kamis (27/8/2015), sekitar pukul 13.30 Wib. Namun, setelah dicek, rupanya pelaku sudah lakukan penipuan dan bukan anggota Polri, tapi polisi gadungan.


Kombes Sulistyo menjelaskan korban lapor polisi dan tidak lama pelaku ditangkap. Dari tangan pelaku juga di sita barang bukti. Pelaku sudah ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat Pasal 378 KUHPidana tentang penipuan dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara. (rmol/dea)