Ditinggal Makan Siang, Uang Rp 250 Juta Raib

ilustrasi
ilustrasi
                                             ilustrasi

POJOKJABAR.com, CIREBON– Aksi perampokan nasabah bank dengan modus pemecahan kaca mobil kembali terjadi di Cirebon, Jumat (28/8/2015). Kali ini korbannya, Hj Eni (57), warga Gebang Kulon, Kecamatan Gebang, Kabupaten Cirebon. Hj Eni dan keluarga baru saja keluar dari salah satu bank swasta di kawasan Cangkol, Kota Cirebon, tampaknya sudah diincar oleh kawanan perampok. Uang sebanyak Rp 250 juta yang disimpan di bawah jok mobil pun lenyap setelah kaca mobil dipecahkan oleh pelakunya.

Aksi perampokan ini berawal ketika Hj Eni dan keluarganya yang baru keluar salah satu bank swasta tersebut meluncur ke sebuah rumah makan di Jalan Tuparev sekitar pukul 13.00 WIB. Setiba di rumah makan yang dituju, mobil Toyota Ruas Putih dengan Nopol E 1731 MI tersebut diparkir, dalam mobil tersebut terdapat uang sebesar Rp 500 juta yang baru diambil dari bank. Uang tunai sebanyak Rp 500 juta yang disimpan di dua plastik, dan diletakkan di dua bagian berbeda di dalam mobil, tepatnya di bawah jok tengah dan jok belakang.

Setengah jam di rumah makan tersebut untuk makan siang, saat meninggalkan rumah makan sekitar pukul 13.30, mereka terkejut mengetahui kaca mobil bagian kanan belakang sudah pecah. Mereka tambah panik karena uang ratusan juta ikut raib. Untungnya pelaku hanya mengambil satu plastik yang berisi uang Rp250 juta, sementara satu plastik lagi aman karena diletakkan secara berbeda. Peristiwa ini kemudian bikin heboh warga Jl Tuparev. Tak lama, polisi datang dan melakukan olah tempat kejadian perkara.

Petugas parkir Maman (34), ikut diinterogasi. Maman sendiri mengaku tak mengetahui kejadian itu karena saat kejadian ia sedang memarkirkan kendaraan lain. Apalagi seorang rekannya tidak masuk kerja.


“Saya sendirian ngatur parkir. Mungkin pelakunya pecahin kaca pas saya lagi ngeluarin mobil pelanggan yang lain,” ujar Maman saat ditemui di lokasi kejadian.

Maman sendiri akhirnya dibawa dan diperiksa polisi lebih intensif di Mapolsek Kedawung. Sementara itu, Kapolres Cirebon Kota (Ciko) AKBP H Eko Sulistyo Basuki SIK SH MH melalui Kapolsek Kedawung Kompol Nanang Suhendar SH mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan.

“Saya juga imbau masyarakat jika membawa uang dalam jumlah banyak, silakan minta pengawalan polisi. Hal tersebut untuk menghindari adanya tindak kriminalitas,” tuturnya. (dri/dea)