8 Petani Tewas karena Syok Lihat Padinya Puso di Kabupaten Cirebon

Sekda Cirebon Dudung Mulyana
Sekda Cirebon Dudung Mulyana
Sekda Cirebon

POJOKJABAR.id, CIREBON – Pemerintah Kabupaten Cirebon mencatat tidak hanya menimbulkan gagal panen atau puso saja akibat kekeringan yang melanda lahan pertanian di Kabupaten Cirebon, tapi juga menimbulkan korban jiwa.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Cirebon, Dudung Mulyana mengatakan delapan orang meninggal dunia begitu mengetahui tanaman padinya gagal panen atau puso saat kekeringan yang menerpa lahan pertanian mereka.

“Delapan orang syok karena tanaman padinya puso. Karena syok akhirnya delapan orang itu meninggal dunia. Mereka syok karena sudah mengeluarkan uang besar tapi tidak ada hasilnya,” kata Dudung, Kamis (13/8).

Dudung menjelaskan dengan kejadian itu semuanya siaga dan antisipasi agar kekeringan tidak meluas. Karena diprediksi kekeringan akan terjadi hingga Oktober mendatang.


“Camat harus terus koordinasi dengan kepala desa karena ada gelagat kelaparan di masyarakat. Jangan sampai pimpinan tahu ada yang kelaparan dari orang lain. Camat harus cepat melapor,” kata Dudung.

Dudung menjelaskan hingga saat ini sudah 3.513 hektar lahan pertanian mengalami kekeringan di Kabupaten Cirebon. “Kerugian akibat kekeringan belum bisa dihitung yang jelas sudah 3.531 hektar kekeringan,” katanya.(rmol/gun)