Waduk Cipancuh Mulai Kekeringan

Waduk Cipanduh sudah mulai kekeringan.

Waduk Cipancuh sudah mulai kekeringan.

POJOKSATU.id, INDRAMAYU – Memasuki musim kemarau, debit air di  Waduk Cipancuh di Desa Situraja, Kecamatan Gantar, Kabupaten Indramayu  terus berkurang, bahkan diambang kekeringan. Jumlah air di waduk 700 hektar tersebut, diperkirakan hanya cukup untuk seminggu ke depan.

Menurut pengamat Waduk Cipancuh, H Kanto perhitungannya,  volume air waduk saat ini tinggal satu juta kubik.  Dari stok yang ada akan digunakan untuk mengairi  6.314 hektare sawah yang tersebar di empat kecamatan yakni  Gantar (1.186 hektare), Haurgeulis (4.110 hektare), Kroya (319 hektare) dan Anjatan (699 hektare).

”  Jika  pintu kelep pintu dasar dibuka, maka volume air cukup hanya seminggu,”kata Kanto seperti yang dikutip Radar Cirebon (grup Pojoksatu.id).

Saat ini, lanjutnya sebagian dasar Waduk Cipancuh sebelah selatan sudah terlihat kering. Saking keringnya, waduk buatan Belanda dengan kedalaman delapan meter ini dimanfaatkan sejumlah warga sebagai sarana olahraga adakan. Mereka menjadikan dasar waduk yang mengering sebagai lapangan sepak bola dan sirkuit motor cross.

” Untuk kami menyebarkan surat imbauan kepada para kuwu dan jajaran pertanian untuk melakukan langkah antisipasi kepada para petani agar tidak terjadi gagal panen. Seperti dengan menggunakan sumur pantek dan pompanisasi,” katanya.

Menurut Kanto , para petani di wilayah Kecamatan Gantar dan Haurgeulis tidak akan khawatir dengan  terhentinya suplai air dari Waduk Cipancuh. Pasalnya mereka sudah mempersiapkan diri dengan menyediakan sumur pantek di masing-masing areal sawahnya. Berdasarkan catatan, di dua kecamatan itu terdapat sekitar 1.300 sumur pantek yang dibuat oleh petani guna memenuhi pasokan air sepanjang musim kemarau.(jpnn/dea)

Feeds

Polsek Karangampel Bagikan Masker Gratis

POJOKJABAR. com, INDRAMAYU — Semakin meningkatnya penyebaran covid 19 di Kabupaten Indramayu, Polsek Karangampel telah mengambil langkah antisipasi, salah satu upaya …