Ria HD Beri Kepastian Konser Bunga Citra Lestari di Singapura

Bumga Citra Lestari
Bumga Citra Lestari./Foto: Istimewa

POJOKJABAR.com– Ria HD selaku sahabat Bunga Citra Lestari dan media relation untuk gelaran konser Bunga Citra Lestari di Singapura pada 19 dan 20 Agustus mendatang, memastikan tidak ada dampak apapun atas diamankannya Doddy atau Mohammad Ikhsan Doddyansyah, manajer Bunga Citra Lestari .


Konser Bunga Citra Lestari sendiri, ujar Ria HD, akan tetap digelar sesuai jadwal yang telah ditentukan meski ada kabar tak sedap manimpa manajer Bunga Citra Lestari.

“Iya, Insya Allah tetap jalan, kan kita harus tetap profesional,” ucap Ria HD.

Ia pun mendoakan agar masalah yang membelit Doddy bisa cepat selesai.


Sehingga, katanya, dia bisa keluar dari dalam tahanan dan kembali bekerja seperti semula.

Ia pun mengaku terkejut saat mendengar kabar sahabatnya, Mohammad Ikhsan Doddyansyah, manajer dari artis Bunga Citra Lestari atau BCL ditangkap polisi terkait kasus penyalahgunaan obat-obatan terlarang.

Baca: Bunga Citra Lestari Rilis Love Story Tepat Saat 1 Tahun Meninggalnya Ashraf

Dia sama sekali tidak menyangka Doddy menggunakan obat yang mengandung psikotropika.

“Iya, terkejut sih. Pokoknya kita doakan yang terbaik bua dia,” kata Ria HD kepada JawaPos.com melalui sambubgan telepon, Sabtu (6/8).

Diketahui, Doddy manajer Bunga Citra Lestari atau BCL diamankan petugas kepolisian terkait kasus narkotika.

Doddy diamankan di rumahnya yang terletak di kawasan Jakarta Selatan pada Rabu (3/8) malam sekitar pukul 22.00 WIB.

Baca: Citra Bupati Anne Dipertaruhkan, Publik Pertanyakan Protokol Kesehatan Pejabat ‘Pelesiran’ dari Bali

Kala itu Doddy diamankan saat baru saja menggunakan obat-obatan terlarang.

“Diamankan berdua sama temannya, laki laki, inisialnya R. Dia juga diamankan,” kata Kasat Resnarkoba Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Akmal kepada wartawan.

Dari tangan Doddy, polisi mengamankan 7 butir obat jenis psikotropika. Dia menggunakan obat penenang tanpa resep dokter sejak tahun 2021 untuk menenangkan diri.

“Dari yang bersangkutan ditemukan 7 butir psikotropika golongan 4,” jelas Akmal.(jpc/pojokjabar)