BMKG Imbau Saran Keselamatan, Ada Potensi Gelombang Tinggi

Ilustrasi gelombang tinggi. Foto/IST

POJOKJABAR.com– Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyampaikan saran keselamatan, khususnya pada aktivitas pelayaran yang beresiko tinggi.


Contohnya seperti perahu nelayan berkecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1,25 meter.

Kapal Tongkang dengan kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1,5 meter, kapal ferry dengan kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2,5 meter.

Selanjutnya kapal ukuran besar seperti kapal kargo atau kapal pesiar berkecepatan angin lebih dari 27 knot dan tinggi gelombang di atas 4 meter.


BMKG juga mengimbau kepada penduduk yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area rawan terjadi gelombang tinggi agar tetap selalu waspada.

BMKG pun mengeluarkan peringatan dini terkait potensi gelombang tinggi di wilayah perairan Indonesia.

Baca: Termasuk Sukabumi, Gelombang Tinggi Hingga 6 Meter Ancam Pesisir Selatan

Peringatan dini itu berlaku 3-4 Agustus.

Dikutip dari laman www.bmkg.go.id seperti dilansir dari Antara, BMKG melaporkan pola angin di wilayah Indonesia bagian utara dominan bergerak dari tenggara barat daya dengan kecepatan angin berkisar 5 hingga 20 knot.

Sedangkan di wilayah Indonesia bagian selatan dominan bergerak dari timur tenggara dengan kecepatan angin berkisar 5 hingga 25 knot.

Baca: Peringatan untuk yang Berada di Dekat Perairan Sukabumi, BMKG Sebut Ada Gelombang Tinggi sampai Kamis

Kecepatan angin tertinggi terpantau di perairan utara Sabang, perairan barat Aceh, Laut Arafuru bagian timur, perairan Yos Sudarso, dan perairan Merauke.

BMKG memprakirakan potensi tinggi gelombang 1,25 hingga 2,50 meter atau berskala sedang berpeluang terjadi di perairan timur Kepulauan Nias hingga Kepulauan Mentawai.

Selain itu, Selat Lombok bagian utara, perairan Sumatra Barat, Laut Sawu bagian uara, Laut Flores, perairan timur Baubau, perairan Kepulauan Selayar, Laut Jawa, hingga Jayapura.

Baca: Potensi Gelombang Tinggi Jabar-DIY, BMKG Imbau Masyarakat Pengguna Jasa Kelautan

Tinggi gelombang 2,5 hingga 4 meter atau berkriteria tinggi berpeluang terjadi di Selat Malaka bagian utara, perairan timur Pulau Simeulue, perairan Bengkulu, Teluk Lampung bagian selatan.

Juga Selat Sape bagian selatan, Selat Sumba bagian barat perairan selatan Pulau Sumba, Laut Sawu bagian selatan, dan perairan selatan Pulau Sawu.

Tinggi gelombang 4 hingga 6 meter atau berkriteria sangat tinggi berpeluang terjadi di perairan utara Sabang, perairan barat Aceh, hingga Kepulauan Mentawai, perairan Pulau Enggano.

Termasuk perairan barat Lampung, Samudra Hindia barat Sumatra, perairan selatan Pulau Jawa, hingga Pulau Sumbawa, Selat Bali, Lombok, Alas bagian selatan, dan Samudra Hindia selatan Jawa hingga NTT.(jpc/pojokjabar)