BKN Sesalkan Banyak CPNS Mundur di Kabupaten Majalengka

CPNS-2021
Ilustrasi CPNS 2021

POJOKJABAR.com, MAJALENGKA– Deputi Bidang Sistem Informasi Kepegawaian BKN, Suharmen menyesalkan banyak peserta CPNS yang memilih mundur atau mengundurkan diri.


Adapun alasan pengunduran diri peserta adalah mereka mendaftar pada jabatan dan instansi tanpa tahu kondisi instansinya.

Setelah lulus dan melakukan survei lokasi ternyata tidak sesuai harapan.

Akhirnya membuat mereka mengundurkan diri.


Diketahui, sebanyak 105 CPNS yang lolos mengundurkan diri.

Terbanyak dari Kabupaten Majalengka.

Informasi itu diungkap oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN). Mereka adalah yang sudah lolos seleksi pada tahun 2021.

Menurut dia, CPNS yang mengundurkan diri sebenarnya telah merugikan negara.

Sebab, pemerintah mengeluarkan pembiayaan selama proses seleksi.

Kepala Biro Hukum, Humas dan Kerjasama BKN, Satya Pratama mengatakan, sebanyak 105 CPNS yang mengundurkan diri setelah lolos seleksi.

“Alasannya beragam. Tapi tercatat 105 orang yang update terakhir Jumat minggu lalu mengundurkan diri,” kata Satya.

Dijelaskan dia, CPNS yang mengundurkan diri tersebut telah merugikan negara.

Selain dari segi biaya pelaksanaan seleksi, formasi di instansi yang akan diisi, justru batal terisi.

Karena itu, kata Satya, CPNS yang telah melakukan pengunduran diri, akan diberikan sanksi tegas dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB).

CPNS Mengundurkan Diri Bisa Kena Sanksi

Sanksi tersebut suai dengan Pasal 54 A ayat 2, Permenpan RB 27 tahun 2021.

Dalam pasal itu disebutkan bahwa peserta dikenakan sanksi tidak boleh melamar CPNS untuk satu periode berikutnya.

Sanksi itu berlaku bagi peserta yang telah dinyatakan lulus tahap akhir seleksi dan mendapat persetujuan Nomor Identitas Pegawai (NIP) namun mengundurkan diri.

Selain itu, Satya juga menyebutkan bahwa peserta yang mundur akan dikenakan sanksi dari instansi tempat mereka melamar.

Berdasarkan data BKN, sebanyak 112.514 orang dinyatakan lulus seleksi CPNS 2021.

Namun, 105 orang di antaranya memutuskan mengundurkan diri.

Dari 105 orang tersebut, sebanyak 11 peserta CPNS Kementerian Perhubungan tercatat mengundurkan diri.

Jumlah itu merupakan yang tertinggi dalam seleksi penerimaan ASN tersebut.

Jumlah terbanyak berikutnya ditempati oleh peserta dari Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) dan Pemerintah Kabupaten Majalengka dengan masing-masing sejumlah 6 orang.

Beragam Alasan CPNS Mundur

Sebagai informasi, hingga 20 Mei, tercatat sudah 111.485 peserta CPNS mengantongi NIP dari usulan yang diajukan pejabat pembina kepegawaian (PPK) sebanyak 112.018.

Sementara, SK CPNS yang sudah dicetak masing-masing instansi sebanyak 95.659.

BKN juga mencatat, peserta yang lulus seleksi CPNS 2021 baik instansi pusat maupun daerah sebanyak 112.514 orang dan yang sudah mengisi daftar riwayat hidup (DRH) 111.729.

Sayangnya dari jumlah peserta yang lulus, terdapat 105 peserta mengundurkan diri.

Peserta yang tidak memenuhi syarat (TMS) sejumlah 4 orang, berkas tidak lengkap (BTL) 11 orang.(RC/pojokjabar)