Kondisi Terkini Nenek di Bandung, Diusir Paksa dari Rumahnya

Pemeriksaan rumah ayah Tine Yowargana, Hendra Yowargana atau rumah yang ditempati Nenek Marsinah./Foto: Istimewa

Pemeriksaan rumah ayah Tine Yowargana, Hendra Yowargana atau rumah yang ditempati Nenek Marsinah./Foto: Istimewa


POJOKJABAR.com, BANDUNG– Pengadilan Tata Usaha Negara Bandung, melakukan pemeriksaan rumah ayah Tine Yowargana, Hendra Yowargana atau rumah yang ditempati Nenek Marsinah.

Ia diduga diusir paksa dari rumah yang ia tempati.

Pihak pengadilan juga mengecek dugaan pidana dari pengosongan paksa rumah yang dihuni Nenek Marsinah dan cucunya di Bandung.

“Tadi ada sedikit pemeriksaan dari Pengadilan Tata Usaha,” kata kuasa hukum Tine Yowargana dari Yabpeknas Law Office, Bram Bani dalam keterangannya, Selasa (23/11/2021).

Selain pihak Pengadilan, turut hadir dalam kesempatan itu petugas dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) dan para saksi.

Menurut Bram, dalam kesempatan itu juga terungkap dugaan tindak pidana yang diduga dilakukan Lucky Sunarjo, Lukas Gunawan dan belasan orang yang diduga suruhan mereka.

Antara lain dugaan perusakan dan pengusiran Marsinah, Ferra dan anaknya, atau orang-orang dari pihak Hendra yang menghuni rumah tersebut.

Adapun akibat dari peristiwa itu, Marsinah yang telah lansia itu, bersama keluarga mengaku trauma.

“Dan di sini terkait juga ada dugaan tindak pidana Pasal 170, 406 dan 335 (KUHP). BPN juga hadir untuk menunjukkan batas-batas tanah ini,” jelasnya.

Lebih lanjut, Bram kembali meminta Polda Jawa Barat (Jabar) untuk menahan 16 orang yang telah ditetapkan sebagai tersangka itu.

Sehingga ketika dilakukan penahanan rasa aman serta nyaman terhadap keluarga Marsinah dan keluarganya terjamin.

“Kami kembali meminta Kepolisian terutama penyidik Polda Jabar agar menahan para tersangka. Ini demi tercapainya rasa keadilan klien kami dan rasa aman serta nyaman mereka,” tuturnya.

“Kami berharap Kapolda Jabar Bapak Irjen Suntana hingga Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan perhatian terhadap kasus ini,” imbuh Bram.

Selain ke Polda Jabar, permasalahan ini juga sempat diadukan ke Komnas HAM, Komnas Anak, Bareskrim dan Divisi Propam Polri. Sebab diduga ada pelanggaran HAM dan kekerasan terhadap anak, pihak pelapor menduga adanya ‘permainan’ oknum penyidik dalam kasus ini, yang mengakibatkan para tersangka tak ditahan.

 

Nenek Marsinah Trauma

Sebelumnya, Nenek Marsinah mengaku masih trauma dengan peristiwa 3 Februari 2021, sekitar pukul 10.00 WIB.

Sebab pada saat itulah rumah yang ia tempati milik Hendra Yowargana, di Jalan Jenderal Sudirman No.218, Kota Bandung, digeruduk belasan orang yang diduga preman.

Mereka datang bukan hanya untuk memaksa Marsinah, anak dan cucunya mengosongkan rumah.

Orang-orang yang diduga suruhan Tan Lucky Sunarjo dan Lukas Gunawan ini juga melakukan kekerasan verbal dan nonverbal terhadap Marsinah, anaknya Ferra dan cucunya yang masih anak-anak. (*/pojokjabar)

Daftar untuk Tonton Launching Motor Honda New PCX Klik Disini
Loading...

loading...

Feeds