Warga Terdampak Tol Japek Selatan Dirikan Tenda di Tengah Jalan Depan Pemkab Karawang

Warga Kampung Citaman terdampak Tol Japek Selatan bangun tenda di tengah jalan tepat di depan kantor Pemkab Karawang, Selasa (15/9/2021)./Foto: Ega

Warga Kampung Citaman terdampak Tol Japek Selatan bangun tenda di tengah jalan tepat di depan kantor Pemkab Karawang, Selasa (15/9/2021)./Foto: Ega


POJOKJABAR.com, KARAWANG– Puluhan warga Kampung Citaman, Desa Tamansari, Kecamatan Pangkalan, Kabupaten Karawang, mendirikan beberapa tenda di tengah jalan tepat di depan kantor Pemkab Karawang, Selasa (15/9/2021).

Aksi ini sebagai bentuk protes warga menyoal pembangunan Jalan Tol Japek (Jakarta- Cikampek ) Selatan yang tak kunjung sepakat terkait harga ganti rugi.

Koordinator Aksi, Didin M. Muchtar mengatakan, unjuk rasa ini merupakan kesekian kali dilakukan warga.

Hal itu karena tak kunjung ada kepastian terkait ganti rugi lahan pembangunan Tol Japek Selatan.

Tol Japek Selatan

Warga Kampung Citaman terdampak Tol Japek Selatan bangun tenda di tengah jalan tepat di depan kantor Pemkab Karawang, Selasa (15/9/2021)./Foto: Ega

 

Menurut Didin, warga meminta agar PT.  AJS membayarkan ganti rugi sesuai harga tanah secara umumnya.

“Menurut kita harga yang ditawarkan perusahaan itu tidak manusiawi,” ujar Didin, di lokasi aksi.

Untuk harga normal saja, kata Didin, tanah yang lokasinya di pinggir jalan harganya mencapai Rp 2 Juta.

Tol Japek Selatan

Warga Kampung Citaman terdampak Tol Japek Selatan bangun tenda di tengah jalan tepat di depan kantor Pemkab Karawang, Selasa (15/9/2021)./Foto: Ega

 

Namun, perusahaan hanya berani membayar Rp666 Ribu per meter.

Sedangkan harga terendah ditawar Rp155 Ribu per meter yang bentuknya sawah.

Total warga terdampak pembangunan tol di Citaman, kata Didin, yaitu sebanyak 62 kepala keluarga (KK) dari 78 bidang tanah.

“Ini sudah kesekian kalinya warga melakukan aksi, tapi belum ada respon dari Bupati Cellica,” katanya.

Tol Japek Selatan

Warga Kampung Citaman terdampak Tol Japek Selatan bangun tenda di tengah jalan tepat di depan kantor Pemkab Karawang, Selasa (15/9/2021)./Foto: Ega

 

Sementara itu diketahui luasan lahan yang terdampak pembangunan Tol Japek tersebut berkisar 5 hektar.

Hingga berita ini ditulis, puluhan warga masih bertahan di depan kantor Pemkab Karawang dan belum ditemui oleh perwakilan pejabat.

Petugas kepolisian dan Satpol PP masih berjaga di lokasi.

Warga mengancam akan menginap di lokasi jika tidak ditemui oleh pemangku kebijakan, dalam hal ini Bupati Karawang, Cellica Nurrachadiana. (ega/pojokjabar)

Daftar untuk Tonton Launching Motor Honda New PCX Klik Disini
Loading...

loading...

Feeds