Peneliti Ungkap Vaksin Beri Perlindungan dari Infeksi dan Rawat Inap

Ilustrasi.

Ilustrasi.


POJOKJABAR.com– Penelitian Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Amerika Serikat (CDC) menemukan bahwa selain secara dramatis meningkatkan perlindungan dari kematian Covid-19, vaksin memberi perlindungan sangat tinggi untuk menghindarkan orang terinfeksi dan harus dirawat inap.

Orang yang tidak divaksin sekitar 4,5 kali berpotensi terinfeksi Covid-19 dan 10 kali berpotensi dirawat inap, kata Walensky saat konferensi pers virtual.

“Seperti yang telah kami tunjukkan melalui berbagai studi, vaksinasi efektif,” katanya.

“Intinya adalah: kita memiliki alat ilmiah yang kita perlukan untuk dapat mengatasi kesulitan pandemi ini,” imbuhnya. Studi itu akan diterbitkan secara lengkap di situs CDC.

Diketahui, orang-orang yang tidak disuntik vaksin memiliki 11 kali kemungkinan meninggal karena Covid-19 dibandingkan mereka yang sudah divaksin.

Menurut data Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Amerika Serikat (CDC) yang dirilis pada Jumat (10/9).

’’Temuan-temuan itu didapat dari sebuah tinjuan kasus, rawat inap, dan kematian terkait Covid-19 di 13 negara bagian AS sekaligus menjadi sebuah bukti kekuatan vaksinasi Covid-19,’’ Direktur CDC Rochelle Wallensky, seperti dikutip Antara dari Anadolu.

Studi tersebut melihat data dari dua bulan terakhir ketika varian Delta yang sangat menular menjadi varian virus korona dominan di AS. (ega/fjpp//pojokjabar)

Daftar untuk Tonton Launching Motor Honda New PCX Klik Disini
Loading...

loading...

Feeds