Ini Permintaan Satgas Covid-19 Soal PTM

Sekolah secara tatap muka akan digelar Pemkab Bekasi di tahun ajaran baru 2021.

Sekolah secara tatap muka akan digelar Pemkab Bekasi di tahun ajaran baru 2021.


POJOKJABAR.com– Pemerintah daerah diminta menekan laju penularan dan menurunkan angka kasus aktif di wilayahnya masing-masing.

Hal ini karena potensi lonjakan paska lebaran masih mengancam.

Demikian disampaikan Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito.

“Munculnya lonjakan kasus di berbagai daerah harus diantisipasi, terutama pada kegiatan masyarakat yang menimbulkan kerumunan dan meningkatkan potensi penularan,” jelasnya.

Terkait pembukaan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas di sekolah-sekolah pada Juli mendatang harus diselenggarakan dengan cermat dan hati-hati.

Karena, meskipun penanganan pandemi Covid-19 mulai terkendali, Indonesia masih berada di tengah ancaman potensi lonjakan kasus dampak dari libur panjang lebaran Idul Fitri.

Ia menegaskan kembali, PTM terbatas diikuti peserta sebanyak 25 persen dari total kapasitas ruang belajar.

Dan kegiatan tatap muka, tidak boleh lebih dari 2 hari dalam seminggu dan durasinya maksimal 2 jam pertemuan.

Dan pemerintah memastikan kegiatan PTM mengutamakan kesehatan, keselamatan dan keamanan dari peserta didik.

“Seluruh guru yang ikut dalam pembelajaran tatap muka harus sudah divaksin dan dipastikan tidak memiliki penyakit komorbid,” tegas Wiku secara daring.

Ia menegaskan mengutamakan keselamatan para peserta didik memiliki alasan kuat.

Karena data menunjukkan bahwa masyarakat usia sekolah, yakni 6–18 tahun menyumbang 9,6 persen dari kasus positif nasional. Dan 0,6 persen menyumbang kasus kematian nasional.

“Maka dari itu, penting untuk diingat bahwa kesempatan pembukaan sektor pendidikan ini harus dijaga stabilitasnya secara hati-hati dan terbatas,” katanya. (Ega/fjpp/pojokjabar)

 

Daftar untuk Tonton Launching Motor Honda New PCX Klik Disini
Loading...

loading...

Feeds