Begini Riwayat Longsor Desa Sidamukti di Majalengka, Viral Sebagai Desa Mati

Kondisi sekitar Desa Sidamukti, Majalengka./Foto: Istimewa

Kondisi sekitar Desa Sidamukti, Majalengka./Foto: Istimewa


POJOKJABAR.com, MAJALENGKA– Data Pemerintah Desa (Pemdes) Sidamukti menunjukkan bahwa  sedikitnya terdapat 180 rumah di Blok Tarikolot yang dikosongkan.

Sementara, 253 kepala keluarga harus pindah ke lahan relokasi di Blok Awi Lega.

Hal itu lantaran permukiman warga tersebut terancam pergerakan tanah.

 

Diketahui, Desa Sidamukti belakangan kembali viral setelah video berjudul Desa Mati Majalengka.

Disebutkan bahwa longsor berulangkali terjadi sejak 2001.

Longsor juga pernah terjadi pada tahun 2006.

 

Pergerakan tanah tersebut membuat retakan cukup lebar di perbukitan yang lokasinya hanya 100 meter di atas permukiman Blok Tarikolot.

Fakta memperlihatkan bahwa Desa Sidamukti tetap ada. Sebagian penduduk dari blok tersebut meninggalkan permukimannya.

Di kawasan itu terdapat sekitar 180 rumah yang ditinggalkan 253 kepala keluarga (KK).

Kuwu Sidamukti Karwan merasa perlu meluruskan viralnya sebutan desa mati. Sebab, sebutan itu kurang tepat. Karena tidak semua penduduk Desa Sidamukti pindah meninggalkan kampungnya.

Desa Sidamukti ditinggalkan oleh warganya tahun 2011. Sebab, kawasan itu sering dilanda pergerakan tanah dan longsor.

Kemudian pada tahun 2012, pemerintah menyediakan tempat baru bagi penduduk agar meninggalkan desa tersebut.

Kuwu Sidamukti Karwan kembali mengatakan, konten yang menjadi viral di media sosial tentu harus diluruskan. Jangan sampai ini terjadi seperti beberapa tahun sebelumnya keberadaan desa fiktif.

“Padahal desa kami (Sidamukti) masih ada. Jangan sampai nanti ada kesan ‘Desa Mati’. Kita juga lagi menelusuri siapa yang membuat vlog dan sumbernya dari mana. Sehingga sekarang menjadi viral di pemberitaan,” terangnya.

Di kalangan masyarakat, sebutan ‘kampung mati’ di Blok Tarikolot sering menjadi perbincangan. Namun, sebenarnya hal itu juga bisa dikatakan tidak benar.

Sebab, ternyata ada juga yang masih tinggal di area tersebut meski para tetangganya telah pindah ke lokasi yang dianggap lebih aman.

Di lokasi itu, ada setidaknya 30 rumah yang masih bertahan. Ada juga penduduk yang kembali menghuni blok tersebut.

(ono/RC/pojokjabar)

Daftar untuk Tonton Launching Motor Honda New PCX Klik Disini
Loading...

loading...

Feeds