Tak Hamil, Anak Korban Inses di Tasikmalaya Alami Kondisi Pilu


POJOKJABAR.com, TASIKMALAYA– Ketua KPAID Kabupaten Tasikmalaya, Ato Rinanto mengatakan, korban inses (ayah setubuhi anak), pada Selasa (26/01) siang telah diperiksa dokter dan hasilnya korban tak hamil.

Namun, kondisi korban mengalami trauma berat.

“Korban itu menderita luar biasa. Jadi setahun yang lalu, korban pulang ke rumah orang tuanya karena suaminya menelantarkannya,” katanya kepada radartasikmalaya (Pojokjabar.com geoup), Selasa malam.

“Nah korban berharap perlindungan dari ibunya. Ternyata saat itu ibunya meninggal dunia. Ayah kandungnya ini, OR, punya istri dua,” sambungnya.

Terang Ato, saat korban pulang itu punya anak usia 1 tahun. Korban dan suaminya juga belum cerai secara negara.

Dan anak itu tak diberi nafkah oleh suaminya.

“Kemudian korban secara hukum belum cerai karena belum diajukan ke pengadilan agama. Kemudian saat tinggal di rumah orang tuanya, dia dikasih makan seadanya dan uang jajan Rp 2.000 per hari,” terangnya.

Beber Ato, korban disetubuhi terduga pelaku alias bapaknya, saat setelah 7 hari ibunya meninggal dunia.

Pelaku mengeluarkan ancaman tak hanya dicekik, tapi, anaknya akan dibunuh jika tak menuruti keinginan pelaku.

“Sekarang korban membatin. Kenapa dia tidak hamil, karena membatin itu. Dia tak bisa cerita ke siapapun, masalah suaminya, dan lainnya. Serta diduga menderita TBC, karena ada batuk-batuk,” bebernya.

Ato menambahkan, maka saat diperiksa pihaknya ke dokter tadi pagi hasilnya korban negatif hamil.

“Jadi korban mengalami menstruasi dan karena menderita dugaan TBC maka tak hamil. Korban butuh uluran tangan,” tambahnya.

Jelas Ato, saat ini kondisi rumah tangga korban juga tak jelas. Sehingga pihaknya akan terus melakukan pedampingan dan dilimpahkan ke P2TP2A Kabupaten Tasikmalaya.

Diberitakan sebelumnya, seorang ayah berinisial OR (50) warga Kecamatan Sukahening, Kabupaten Tasikmalaya, ditangkap Petugas Kepolisian Polsek Cisayong, Polresta Tasikmalaya, karena diduga menyetubuhi anak kandungnya.

Polisi menangkap pelaku pada Sabtu (23/01) malam. Kapolsek Cisayong, AKP Ajat Sudrajat mengatakan, pelaku mengaku khilaf saat pertama kali melakukan aksi bejatnya.

Kasus inses (ayah setubuhi anak) yang terjadi di Kecamatan Sukahening, Kabupaten Tasik ini sendiri.hingga kini terus bergulir di Polresta Tasik.

Pelakunya, OR (50) telah ditangkap Polisi pada Sabtu (23/01) lalu. OR diduga melakukan persetubuhan kepada anaknya selama setahun.

Korbannya telah didampingi Komisi Penanggulangan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Kabupaten Tasik.

(RT/pojokjabar)

Daftar untuk Tonton Launching Motor Honda New PCX Klik Disini
Loading...

loading...

Feeds