3 Orang Diperiksa, Polisi Dalami Dugaan Pidana Prokes Ponpes Al Baghdadi

FAIS Karawang beserta sejumlah ormas Islam hadiri konpres terkait kasus kerumunan Al Baghdadi, Makodim Karawang, Senin (26/1/2021)./Foto: Ega

FAIS Karawang beserta sejumlah ormas Islam hadiri konpres terkait kasus kerumunan Al Baghdadi, Makodim Karawang, Senin (26/1/2021)./Foto: Ega


POJOKKARAWANG.com– Apakah kasus kerumunan di acara pengajian Ponpes Al-Baghdadi ada unsur pidana protokol kesehatan atau tidak, pihak Kepolisian Resor Karawang masih mendalami.

Pada saat yang sama, Satgas Covid-19 terkesan hati-hati merespons kasus kerumunan yang ditaksir melibatkan ribuan Jemaah di pesantren yang diasuh Kiai Junaedi Al-Baghdadi itu.

 

Pendalaman kasus yang dilakukan kepolisian dikonfirmasi oleh Jubir Satgas Covid-19 Fitra Hergyana sebagaimana siaran pers yang diterima KBE, senin (25/1/2021).

Bupati Karawang, Cellica Nurrchadiana saat dimintai keterangan oleh awak media memilih kalimat “prihatin”. Kalimat yang sama digunakan oleh Ridwan Kamil atas kondisi zona merah Karawang.

FAIS Karawang

FAIS Karawang beserta sejumlah ormas Islam hadiri konpres terkait kasus kerumunan Al Baghdadi, Makodim Karawang, Senin (26/1/2021)./Foto: Ega

 

“Saya prihatin dengan keadaan seperti ini. Namun tentunya tim satgas juga sudah mengevaluasi dan menindaklanjuti atas berita itu,” kata bupati.

Sementara itu, Kapolres Karawang AKBP Rama Samtama Putra mengatakan, bahwa pihaknya sedang mendalami kasus adanya dugaan tindak pidana pelanggaran Protokol Kesehatan (Prokes) dengan melakukan klarifikasi dan pemeriksaan terhadap pihak Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Baghdadi di Mapolres Karawang.

 

“Sudah ada 3 orang yang kami periksa saat ini,” ungkap Kapolres Karawang, AKBP Rama Samtama Putra kepada wartawan usai dirinya mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) penerapan PPKM di Kantor Bupati Karawang, Senin (25/1/2021).

Diakuinya, kini pihak kepolisian masih terus mendalami kasus dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh Ponpes Al-Baghdadi karena telah melakukan pengajian rutin yang dihadiri oleh ribuan jemaahnya pada Sabtu (23/1/2021) malam.

“Kami melakukan pendalaman, apakah benar kejadian itu ada dugaan pelanggaran protokol kesehatannya dan itu yang masih kami dalami,” jelasnya.

Dari informasi yang dihimpun, 3 orang yang diperiksa oleh pihak Polres Karawang adalah pengurus, panitia penyelenggara dan satu orang jemaah yang diduga sebagai orang yang telah mengundang para jemaah hingga dihadiri oleh ribuan jemaah lebih.

“Kita ambil sikap dengan melakukan pemeriksaan-pemeriksaan terhadap panitia penyelenggara.” tutur kapolres.

Namun, di saat yang sama satgas yang hanya melayangkan teguran tertulis saja. Sejalan dengan teguran itu, satgas menyebut pengajian di ponpes yang berlokasi di Desa Amansari, Kecamatan Rengasdengklok ini telah mematuhi protokol kesehatan.

Fitra mengatakan, pengurus Ponpes Al-Baghdadi juga sudah dimintai klarifikasi oleh pihak yang berwajib mengenai kegiatan pengajian yang dihadiri banyak jamaah tersebut pada Sabtu, 23 Januari 2021 kemarin.

Dari laporan yang ia terima, pihak Ponpes Al-Baghdadi sudah berkoordinasi dengan Satgas Covid-19 tingkat kecamatan dan menjalankan protokol kesehatan.

“Kegiatannya sudah menjalani protokol kesehatan. Namun yang jadi sorotan karena jumlah jemaah yang hadir cukup banyak, yang terlihat dari tempat parkir dan jalan raya. Oleh karena itu kita sudah sampaikan teguran tertulis,” tandas Fitra.

(KBE/pojokkarawang)

Daftar untuk Tonton Launching Motor Honda New PCX Klik Disini
Loading...

loading...

Feeds