Kuasa Hukum Menolak Beberkan Rekam Medis Habib Rizieq

Pengacara Aziz Yanuar (ist)

Pengacara Aziz Yanuar (ist)


POJOKJABAR.id, JAKARTA – Kuasa Hukum Muhammad Rizieq Shihab, Aziz Yanuar, mengklaim kliennya ini memiliki hak untuk tidak membeberkan rekam medisnya kepada publik.

“Merupakan hak asasi dari HRS (Habib Rizieq Shihab) selaku pasien untuk tidak mengizinkan dan mempublikasikan rekam medis kondisi kesehatannya,” kata Aziz, Selasa (12/1/2021).

Menurutnya, tak perlu ada paksaan terhadap Rizieq Shihab untuk mempublikasikan rekam medisnya selama hidup.

“Tidak boleh ada upaya paksa dalam masalah kesehatan pasien,” jelas Aziz.

Dia melanjutkan, hal tersebut sebagaimana ketentuan Pasal 28G ayat (1) UUD 1945, Pasal 12 Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia dan Pasal 17 Kovenan Internasional tentang Hak-Hak Sipil dan Politik.

Menurut Aziz, hak untuk tidak mempublikasikan rekam medis juga termaktub dalam Pasal 17 Huruf h dan i, Pasal 54 ayat (1) Undang-Undang Nomor 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik.

“Ada juga Pasal 22 Ayat (1) b Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 1996, Pasal 52 UU No 29/2004 tentang Praktek Kedokteran, Pasal 32 Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2009 tentang Rumah Sakit serta Pasal 79 huruf b dan c UU 29/2004 jo Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 4/PUU-V/2007,” lanjut Aziz.

“Penerapan Pasal 14 UU Nomor 1 Tahun 1946 terhadap HRS dalam kasus di RS UMMI Bogor jelas merupakan upaya untuk tetap melakukan isolasi terhadap HRS dalam penjara,” sambungnya.

Sebelumnya, Rizieq Shihab sempat dikabarkan melalukan solasi mandiri di Rumah Sakit UMMI Bogor, Jawa Barat.

Dia diduga terpapar virus corona Covid-19 setelah pulang dari Arab Saudi dan tiba di Jakarta pada beberapa waktu lalu.

Namun, Direktur Utama RS UMMI, Andi Taat, membantah hal tersebut saat itu.

“Jadi beliau (HRS) ke sini (RS UMMI) dari hasil screening di tim kami, alhamdulillah tidak mengarah ke Covid-19,” kata Andi, mengutip dari laman Tribunnews.com, beberapa waktu lalu.

Daftar untuk Tonton Launching Motor Honda New PCX Klik Disini
Loading...

loading...

Feeds