Tersandung Kasus Video Porno Gisel, Begini Pesan Michael Yukinobu di IG

Tangkapan layar heboh video porno disebut mirip Gisella Anastasia

Tangkapan layar heboh video porno disebut mirip Gisella Anastasia


POJOKJABAR.com– Setelah resmi ditetapkan tersangka dalam kasus video syur bareng Gisella Anastasia, Michael Yukinobu de Fretes kembali aktif bermedia sosial.

Lewat akun Instagramnya, @yukinobu_de_fretes, pria yang dikenal hobi bermain basket ini sudah mengunggah postingan baru sejak dua hari lalu.

Dan, beberapa postingan lainnya di Instagram Story-nya. Dia masih berinteraksi dengan teman-temannya yang mengucapkan selamat Natal.

Nobu-sapaan akrabnya mengaku sebagai orang tidak sempurna dan bukan siapa.

Pria asal Medan ini mengaku bersyukur masih banyak teman-teman yang memberikan dukungan di saat terpuruk seperti ini.

“Gue bukan siapa-siapa, dan gue hanya dari kalangan biasa-biasa saja, seseorang yang pasti tidak sempurna. Terima kasih yang sangat besar untu supportnya buat teman-teman semua. Katong Basudara,” tulisnya, Kamis (31/12).

Diketahui, kepada polisi Gisel mengakui video yang beredar adalah dirinya dan Nobu yang melakukan adegan syur. Gisel mengatakan dalam kondisi mabuk.

Adegan itu diambil tahun 2017 di salah satu hotel di Medan, yang berarti masih berstatus istri sah Gading.

Gisel menyebut adegan itu direkam hanya untuk dokumentasi pribadi, dengan handphone-nya sendiri, lalu sempat diberikannya ke Nobu.

HP Gisel hilang dan Nobu mengaku telah menghapus file tersebut.

Saat ini, polisi masih menyelidiki bagaimana video itu bisa tersebar tiga tahun kemudian.

Belakangan, banyak beredar info, bahwa Nobu dan Gisel sudah saling kenal saat mengisi acara OVJ beberapa tahun lalu.

Nobu sempat menjadi salah satu kru di sana. Dari sana keduanya kenalan di saat Gisel baru putus dari Desta.

Tidak diketahui bagaimana hubungan keduanya, sehingga Gisel kemudian jadiannya dan menikah dengan Gading.

 

(ps/pojokjabar)

Daftar untuk Tonton Launching Motor Honda New PCX Klik Disini
Loading...

loading...

Feeds