Soal Kabar HRS Terpapar Covid-19, Begini Penjelasan FPI

Habib Rizieq di pesawat. Foto via Twitter FPI

Habib Rizieq di pesawat. Foto via Twitter FPI


POJOKJABAR.com– Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab menyatakan tengah melepas rindu bersama dengan cucunya.

Demikian disampaikan Wakil Sekretaris Jenderal Persaudaraan Alumni 212, Novel Bamukmin.

Hal ini pun diberikan Novel melalui rekaman video Habib Rizieq Shihab bersama sang istri Umi Fadlun bin Yahya, yang tengah bercengkrama dengan tujuh cucunya.

Bantahan ini dilakukan, sebab sebelumnya, aparat gabungan TNI, Polri dan Satpol PP tidak diberikan izin untuk bertemu Rizieq Shihab pada Sabtu (21/11) malam. Kedatangan itu untuk meminta pentolan FPI itu melakukan tes swab.

“Saat ini Habib Rizieq dan Umi Fadlun bin Yahya sedang melepas rindu bersama tujuh cucunya,” ujar Novel dikonfirmasi, Minggu (22/11).

Sementara itu, Wakil Sekretaris Umum FPI Aziz Yanuar pun memastikan, Pimpinan FPI Rizieq Shihab dalam kondisi sehat. Dia menepis kabar adanya dugaan terpapar Covid-19.

“(Habib Rizieq Shihab) sehat walafiat, bugar,” tegas Aziz.

Sebelumnya, Kanit Patroli Polsek Tanah Abang, Kompol Margiyono menyatakan, kedatangan aparat gabungan ke kediaman Rizieq Shihab karena terdapat kabar pentolan FPI itu sakit. Namun, tim gabungan tidak bisa menemuinya.

“Sekarang ini yang beredar kan Pak Habib sakit ni, kami ke sana. Tetapi tidak bisa langsung ketemu dengan beliau. Kami ketemu dengan salah satu petugas yang ada di situ yaitu Ustad Yono,” kata Margiyono kepada wartawan, Sabtu (21/11) malam.

Margiyono menyebut, kehadiran personel gabungan untuk memastikan kondisi Rizieq Shihab. Karena ada kekhawatiran terpapar Covid-19, usai menghadiri kerumunan massa.

“Maka kami mendatangi kami mengecek, diduga loh ya diduga ya, bisa terpapar gitu loh. Ini namanya diduga. Diduga itu bisa iya bisa tidak,” ucap Margiyono.

Menurut Margiyono, Rizieq Shihab seharusnya bisa ikut menjalani tes swab unyuk memastikan kondisi kesehatannya terpapar Covid-19 atau tidak. Sebab jika positif Covid-19 dan tidak melakukan isolasi mandiri ada kekhawatiran menulari keluarga atau orang lain di sekitarnya.

“Kalau misalnya bener terpapar kan justru malah berbaya kalau tidak segera ditangani. Bisa menularkan ke saudaranya, ke istrinya dan orang-orang yang terdekat yang bertemu seperti itu,” tandas Margiyono.

(jpc/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds