SPSI Tolak UU Cipta Kerja di Klaster Ketenagakerjaan, Begini Tindakannya

Ilustrasi RUU Omnibus Law./Foto: jpc

Ilustrasi RUU Omnibus Law./Foto: jpc


POJOKJABAR.com– Kalangan buruh masih masih menolak UU Cipta Kerja (Ciptaker) hingga saat ini.

Meskipun UU tersebut telah disahkan dan ditandatangani oleh Presiden Jokowi beberapa hari lalu, namun tidak menyurutkan gerakan dari kaum buruh.

Ketua Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Jabar, Roy Jinto menjelaskan, intinya perjuangan kaum buruh tidak berhenti, justru akan memasifkan gerakannya. Pihaknya tetap menolak UU Ciptaker, khususnya di klaster ketenagakerjaan.

“Yang pasti tetap menolak, sebagai langkahnya kami akan meminta Presiden RI menerbitkan Perppu, sebagai upaya eksekutif review,” jelas Roy, Rabu (4/11).

Selain itu, imbuh Roy, pihaknya juga akan menempuh legislatif review melalui DPR RI, guna melakukan inisiasi pembuatan atau revisi UU Ciptaker serta Judicial Review (JR) ke MK. Hal tersebut sebagai upaya dalam memperjuangkan penolakan UU tersebut agar dibatalkan oleh MK.

“Gerakan buruh melalui aksi tetap dilakukan secara masif, baik saat pendaftaran dan setiap persidangan di MK,” imbuhnya.

“Kami akan konsisten melakukan aksi-aksi penolakan, di DPR RI maupun di Istana Presiden sampai UU tersebut dicabut,” tukasnya.

(rmol/pojokjabar)

Daftar untuk Tonton Launching Motor Honda New PCX Klik Disini
Loading...

loading...

Feeds