Fenomena Astronomi September 2020: Tripel Konjungsi Bulan-Jupiter-Saturnus

Fenomena langka, konjungsi Bulan, Jupiter dan Saturnus./Foto: LAPAN

Fenomena langka, konjungsi Bulan, Jupiter dan Saturnus./Foto: LAPAN


POJOKJABAR.com– Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional ( Lapan) mengungkap Fenomena Astronomi yang dapat diamati pada bulan September 2020 (23-30 September 2020).

Melalui keterangan tertulis, pihaknya mengungkap bahwa pada fase perbani awal ini, keadaan di mana bulan berjarak 378.549 KM dari bumi atau geosentris.

Bulan terletak pada konstelasi Sagitarius dekat manzilah Naáin atau teapot. Bulan akan terbit di sekitar tengah hari dari arah Timur Menenggara.

Lalu berkulminasi di arah Selatan setelah terbenam matahari dan bulan terbenam dari arah Barat-Barat Daya setelah tengah malam.

 

Deklinasi maksimum Selatan bermakna Bulan terletak pada posisi paling Selatan dari ekuator langit, sebagaimana solstis Desember pada Matahari.

Bulan akan berada deklinasi maksimum Selatan pada pukul 02.10 WIB dengan jarak geosentris 283.215 km, iluminasi 57,72 persen dan lebar sudut 18 menit busur.

Jika Anda ingin melihat pemandangan dari deklinasi maksimum selatan Bulan dini hari nanti, Bulan akan terletak di konstelasi Sagitarius dekat manzilah Na’aim (teapot).

 

Lokasi tepatnya berada di atas ufuk sejak pukul 11.50 WIB, Kamis (24/9/2020) hingga pukul 01.15 WIB, Jumat (25/9/2020) dari arah Timur Menenggara hingga Barat-Barat Daya.

Mulai malam ini, Anda dapat menyaksikan atau mengamati tripel konjungsi atau kesejajaran antara Bulan-Jupiter dan Saturnus. Selama tiga hari berturut-turut sejak tanggal 24 hingga 26 September malam hari, Bulan akan bersejajar dengan Jupiter dan Saturnus.

Awalnya pada (24/9/2020), bulan berada di arah Selatah-Menenggara ketika senja.

Bulan terletak di sebelah Selatan Jupiter dan Saturnus yang terletak di arah Tenggara.

Pada Jumat (25/9/2020), bulan akan berada di arah Tenggara bersama-sama Jupiter dan Saturnus yang masih berada dekat konstelasi Sagitarius ketika senja.

Keesokan harinya pada Sabtu (26/9/2020), Bulan sudah bergeser di arah Timur Menenggara dekat konstelasi Capricornus ketika senja. Sedangkan, Jupiter dan Saturnus masih berada di dekat konstelasi Sagitarius.

(jpc/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds