Pasca Data Pribadi Bocor, Denny Siregar Akui Rumah Sering Diteror

Penulis, Denny Siregar (pakai masker) bersama kuasa hukumnya, Muannas Alaidid./Foto: Firdausi

Penulis, Denny Siregar (pakai masker) bersama kuasa hukumnya, Muannas Alaidid./Foto: Firdausi


POJOKJABAR.com– Penulis Denny Siregar akui keluarganya menjadi korban teror sejumlah orang pasca data pribadinya bocor di media sosial.

Teror itu muncul karena dalam data Telkomsel yang bocor itu tertuang alamat rumahnya.

Hal itu disampaikan Denny saat melayangkan laporan ke Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Jumat (10/7/2020).

“Dan itu akhirnya menimpa saya dan kekelaurga dalam bentuk teror- teror yang muncul karena mereka tahu di mana rumah saya, di mana anak saya sekolah,” kata Denny.

Karena itu, pria yang diduga menjadi buzzer Jokowi itu meminta kepada kepolisian agar segera menangkap orang yang membocorkan datanya.

Pasalnya ia khawatir lewat kebocoran data miliknya itu akan menjadi teror kekerasan terhadap keluarganya.

“Yang saya takutkan akan muncul kekerasan- kekerasan kepada keluarga saya,” ungkapnya.

Diketahui, Denny menjadi sorotan setelah dirinya mengakui mengalami kebocoran data. Denny pribadinya mengungkap data pribadinya dibeberkan akun @Opposite6891 melalui Twitter.

Denny menyebut penyebaran data pribadinya terjadi berdasarkan data registrasi SIM di Telkomsel. Dalam unggahannya @Opposite6891 menampilkan data yang terdiri dari nama, alamat, NIK, KK, IMEI, OS, hingga jenis perangkat yang digunakan Denny.

(fir/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds