Sisi Lain Kehidupan WFH Cewek Cantik Berhijab di Jaksel: Gak Perlu Dandan

Fera Agustia, salah satu warga Jaksel yang melaksanakan WFH,/Foto: Istimewa

Fera Agustia, salah satu warga Jaksel yang melaksanakan WFH,/Foto: Istimewa


POJOKJABAR.com, JAKARTA– Fera Agustia, salah satu pekerja di bidang IT salah satu perusahaan di wilayah Jakarta Selatan, membeberkan serunya pengalaman work from home (WFH) dan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di tengah pandemi Corona ini.

“Aku udah 3 minggu ini WFH, seru, nggak perlu dandan. Nggak repot persiapan. Kangen juga keluar (merasakan nuansa Jakarta biasanya, red), ngerasain macet,” ungkapnya, Sabtu (11/4/2020) malam.

Dengan WFH ini, katanya, ia mengaku sudah banyak sekali hemat pengeluaran, seperti untuk membeli kebutuhan makan siang di kantor, ongkos, dan semacamnya.

“Sampai dengan Jumat, 10 April 2020, total sebanyak 35.769 orang telah menjalani rapid test, dengan persentase positif COVID-19 sebesar 3 persen, dengan rincian 1.065 orang dinyatakan positif COVID-19 dan 34.704 orang dinyatakan negatif,” jelasnya.

Ia pun bersyukur, mengalami hingga hari kedua PSBB, daerahnya terlihat tambah sepi. Hanya sesekali terlihat orang maupun kendaraan berlalu lalang lantaran ada keperluan di luar.

Fera Agustia

Fera Agustia, salah satu warga Jaksel yang melaksanakan WFH,/Foto: Maryam

 

“Alhamdulillah, RT di sini juga aktif banget mengingatkan pencegahan Corona. Jadi, kita dikirimin pesan yang disebar RT ke warga, Penjagaan di pintu masuk gang juga ketat,” jelasnya,

Ia pun berharap dan berdoa untuk Jakarta dan Indonesia agar bisa terbebas dari Covid-19 ini sebelum Ramadan.

“Semangat lawan Covid-19 bersama,” tandasnya.

Berikut ini video pernyataan lengkapnya:

 

Untuk diketahui, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mencatat sebanyak 142 orang telah sembuh dari wabah COVID-19, berdasarkan data Dinas Kesehatan pada Sabtu, 11 April 2020.

“Sebanyak 142 orang dinyatakan telah sembuh dari total 1.903 orang kasus positif, dengan jumlah pasien meninggal sebanyak 164 orang,” kata anggota Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Provinsi DKI Jakarta Catur Laswanto melalui rilis pers Pemprov DKI Jakarta, Sabtu.

Selain 142 orang sembuh, dari total 1.903 kasus tersebut, ia mengatakan 1.156 pasien di antaranya masih menjalani perawatan di rumah sakit dan 441 orang melakukan karantina mandiri di rumah. Sementara sebanyak 856 orang masih menunggu hasil laboratorium.

Lebih lanjut ia menyebutkan bahwa tenaga kesehatan yang positif terinfeksi COVID-19 sejumlah 174 orang, dengan 2 di antaranya meninggal dan 23 orang sembuh dan angka itu tersebar di 41 Rumah Sakit, 1 klinik, dan 4 Puskesmas di Jakarta.

Untuk Orang Dalam Pemantauan (ODP) berjumlah 2.875 orang, dengan 2.315 di antaranya sudah selesai dipantau dan 560 masih dipantau. Sementara Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 2.373 orang, dengan 1.261 di antaranya sudah pulang dari perawatan dan 1.112 masih dirawat.

Pemprov DKI Jakarta juga, katanya, masih terus melakukan rapid test di 6 wilayah Kota atau Kabupaten Administrasi DKI Jakarta dan Pusat Pelayanan Kesehatan Pegawai (PPKP).

“Sampai dengan Jumat, 10 April 2020, total sebanyak 35.769 orang telah menjalani rapid test, dengan persentase positif COVID-19 sebesar 3 persen, dengan rincian 1.065 orang dinyatakan positif COVID-19 dan 34.704 orang dinyatakan negatif,” tutupnya

(mar/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds