Lantaran Ada Ulang Tahun Mewah di Mako Brimob, Politisi PKS Minta Hal Ini

Penjagaan di depan gerbang Mako Brimob Kelapa Dua Depok, Jabar /Foto: via Jawapos

Penjagaan di depan gerbang Mako Brimob Kelapa Dua Depok, Jabar /Foto: via Jawapos


POJOKJABAR.com, DEPOK– Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid (HNW) meminta Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) untuk tak hanya sidak di Lapas Sukamiskin.

Kader PKS ini juga meminta lembaga yang diketuai Yasonna Laoly itu menyidak Rutan Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok.

“Jangan ditutup-tutupi. Tapi jangan juga direkayasa. Dan jangan hanya lapas yang ada di Sukamiskin. Bagaimana lapas yang di Mako Brimob. Mako Brimob itu dekat lho. Lebih dekat Mako Brimob daripada ke Bandung,” kata Hidayat di Gedung DPR RI, Jakarta, Jumat (27/7).

Baca:

 

Dia pun menyindir salah satu narapidana dapat merayakan ulang tahun mewah di dalam lapas.

Namun, dia tidak menjelaskan lebih detail soal orang yang dimaksud.

Pemandangan Lapas Sukamiskin, Bandung, Jawa Barat. Kemekumham akhirnya membongkar gazebo-gazebo yang terdapat di lapas sana. (istimewa/JawaPos.com)

“Mako Brimob bagaimana? Bahkan bisa ulang tahun dengan sangat mewah. Itu kira-kira ada apa? Jadi, saya menuntut hukum itu harus adil. Adil itu harus semuanya,” ungkapnya.

Di sisi lain, Hidayat meminta pemerintah dalam hal ini Menkumham Yasonna Laoly bertanggung jawab menyelesaikan persoalan lapas mewah di Indonesia.

Baginya, persoalan itu merupakan penyimpamgan hukum.

“Jual beli lapas, kemudian rekayasa sel, kemudian sel palsu. Semuanya pelanggaran hukum, termasuk harusnya Menkumham bertanggung jawab kok bisa terjadi,” cetusnya.

Hidayat pun mengaku menunggu langkah yang akan diambil Menkumham untuk menyelesaikan perkara ini.

Menurutnya, permasalahan ini bisa diselesaikan apabila pemerintah melakukannya dengan serius.

“Silakan koreksi semua perilaku terkait dengan masalah hukum dan lapas. Termasuk yang di Mako Brimob,” pungkasnya.

Informasi saja, rumah tahanan Mako Brimob merupakan tempat tahanan mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama alias Ahok.

Ahok dipenjara lantaran tersandung kasus penistaan agama pada 2017.

(aim/jpc/pojokjabar)

Daftar untuk Tonton Launching Motor Honda New PCX Klik Disini
Loading...

loading...

Feeds