Masih Covid-19, Mahasiswa Indonesia di Rusia dan Eropa Timur Belajar Tulis Berita

Tangkapan layar pelatihan Penulisan Berita KJB Indonesia dan KMI RET, Kamis (13/8/2020).

Tangkapan layar pelatihan Penulisan Berita KJB Indonesia dan KMI RET, Kamis (13/8/2020).


POJOKJABAR.com– Meski menjadi mahasiswa asing di negeri lain dan turut mengalami kondisi pandemi Covid-19, Komunitas Migas Indonesia di Rusia dan Eropa Timur (KMI RET) tak terhalang demi mendapatkan kemampuan menulis berita.

Bersama Komunitas Jurnalis Berhijab (KJB) Indonesia, para mahasiswa ini mempelajari dunia jurnalistik melalui secara daring melalui aplikasi Zoom, Kamis (13/8/2020).

Menurut Nikmatus Sholikah selaku Presiden Komunitas Jurnalis Berhijab (KJB) Indonesia, semua orang saat ini membutuhkan kemampuan menulis jika ingin bisa bersaing dalam dunia global saat ini.

“Kemampuan menulis berita penting dimiliki oleh mahasiswa yang aktif dalam sebuah komunitas, sehingga berbagai kegiatan positif yang memiliki kontribusi kepada masyarakat dalam komunitasnya bisa disebarkan ke publik,” katanya saat memberikan penjelasan di depan mahasiswa dengan latar belakang peserta tengah menempuh pendidikan di bidang energi di Rusia dan Eropa Timur.

 

Cara penulis berita yang baik, menurutnya, adalah harus bisa memahami sudut pandang atau angle berita yang memiliki nilai berita.

“Semakin penulis peka dengan isu yang sedang berkembang, didukung dengan pemahaman pola kepenulisan berita, pola piramida terbalik dan memasukan rumus 5 W (What, Who, Where, When, Why) dan 1 H (How), maka berita akan menjadi menarik,” tutur wanita yang sedang menempuh program Magister di Universitas Brawijaya tersebut.

Sementara, Ketua KMI RET, M. Iksan Kiat menyebut bahwa budaya menulis sudah menjadi kewajiban seorang mahasiswa.

 

Dengan menulis, katanya, mahasiswa dapat memaparkan gagasannya dalam pesan yang runtut disertai argumen-argumen, contoh dan data-data pendukung.

“Tulisan tersebut kemudian dapat dibagikan kepada masyarakat untuk menambah wawasan. Selain itu, kemampuan menulis juga dituntut di tempat belajar dan lingkungan masyarakat. Kemampuan menulis adalah salah satu softskills yang krusial,” beber pria Kepala Pusgerak Persatuan Pelajar Indonesia (PPI) Dunia tersebut.

 

Kegiatan pelatihan penulisan ini, katanya, dihadiri peserta dari Indonesia, Rusia, Polandia, Hungria dan Serbia dengan zona waktu yang berbeda.

“Sangat dibutuhkan anggota KMI RET mengingat latar para mahasiswa tersebut sebagai mahasiswa yang sering diberikan tugas membuat karya tulis,” ucap pria yang mengaku memulai acara pukul 13:00 WIB, dan pukul 09.00 waktu Moscow dimana peserta di Moscow time baru pagi hari, dan peserta di wilayah Vladivostok sudah memasuki waktu sore hari.

Iksan berharap agar para anggotannya dapat menulis tulisan ilmiah selepas bergabungnya mereka dalam komunitas yang ia pimpin.

Pelatihan Penulisan Berita

Tangkapan layar pelatihan Penulisan Berita KJB Indonesia dan KMI RET, Kamis (13/8/2020).

 

“Selain dijelaskan terkait jenis-jenis tulisan seperti press release, opini dan bibliography, jenis berita lainnya. Pemateri juga berbagi tips dan trick menulis yang on demand dan on context,” katanya.

Serta, lanjutnya, mengadakan perlombaan yang mana menuntut untuk langsung praktik menulis.

“Semoga ke depan KMI RET bisa melanjutkan kerjasama dengan KJB Indonesia melalui berbagai macam kegiatan yang edukatif,” tandas pria yang mengadakan kegiatan pelatihan “Strategi Penulisan Berita, Opini dan Press Release” secara daring ini .

 

(mar/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds