Diduga Alami Kelainan Seks, Pria di Cilodong Depok Nekat Curi Ratusan Pakaian dalam Wanita

Ilustrasi pakaian dalam wanita. (Ist)

POJOKJABAR.id, Depok – S (42), tak bisa berdalih lagi saat warga di Gang Kemuning, Kampung Bendungan RT 1 RW 2, Kelurahan/Kecamatan Cilodong, Kota Depok, menemukan ratusan pakaian dalam wanita dalam tas miliknya.


Warga mendatangi kontrakan S yang lokasinya masih di wilayah Kampung Bendungan karena pasalnya pria tersebut sering mencuri pakaian dalam wanita milik warga di wilayah tersebut. Benar saja, saat diperiksa, warga menemukan ratusan pakaian dalam wanita dalam sebuah tas di kamar kontrakan S.

“Ada puluhan pasang celana dalam dan celana pendek wanita telah dicuri pelaku ditaruh dalam tas hitam milik pelaku kamar kontrakan,” ujar Ketua RT 1 RW 2 Cilodong, Sukadi didampingi tokoh masyarakat dan Ketua RW 2, Widodo kepada wartawan, pada Kamis (18/8/2022) malam.

Sukadi mengungkapkan, dia banyak menerima laporan kehilangan celana dalam dan celana pendek wanita milik warganya yang sedang dijemur.


Baca Juga : Ini Sebab Polisi Hentikan Penyidikan Laporan Kasus Penggelapan dan Penyekapan Pengusaha di Depok

“Pada dasarnya lingkungan tempat tinggal kita belum pernah ada kejadian pencurian. Tapi dalam waktu dua minggu ini warga banyak mengeluhkan kehilangan celana dalam wanita yang sedang dijemur,” ungkapnya.

Kecurigaan warga yang mengarah kepada pelaku, lanjut Sukadi, berawal saat ada acara tasyakuran kemerdekaan Ke-77 RI ada warga yang melihat pelaku masuk ke dalam rumah milik N, 32 tahun.

Mungkin, perkiraan pelaku dalam rumah sedang tidak ada orang. Namun pada saat masuk paksa di dalam rumah sedang ada orang.

“N lalu berteriak. Warga yang sudah mengetahui identitas pelaku mendatangi ke kontrakan dan mendapatkan pelaku bersama tas ransel hitam berisi penuh dengan celana dalam perempuan,” paparnya.

Warga yang geram, lanjut Sukadi, pelaku sesekali mendapatkan bogem mentah warga dan langsung diamankan polisi.

“Kita memikirkan pelaku yang menjadi sasaran pelampiasan amarah warga saat diamankan. Dengan bantuan anggota Bhabinkamtibmas dan tokoh masyarakat langsung diangkut dibawa ke Polsek Sukmajaya,” katanya.

Tokoh Masyarakat sekaligus Ketua DKM Musala Baiturahman, Djaya Kusuma menambahkan, dari hasil interogasi, pelaku telah berkeluarga mempunyai istri dan dua anak.

“Pelaku menyesal dengan perbuatan mencuri celana dalam perempuan rata-rata usia muda. Selain itu karena diduga mengalami kelainan seks, pelaku duda telah berpisah dari istri dan memiliki dua anak tinggal di daerah Jawa Tengah,” tuturnya.

Akibat dari kejadian ini, berdasarkan dari kesepakatan lingkungan sudah tidak boleh tinggal atau menetap di lingkungan tersebut.

“Secara tidak langsung kami sebagai pengurus lingkungan atas kesepakatan warga pelaku sudah diusir dari kampung sini. Dan juga sudah kita serahkan semua kepada kepolisian,” tambahnya.

Sehari-hari pelaku S ini bekerja sebagai sopir angkutan umum. Orangnya bergaul dengan warga dan tidak menyangka ia mengalami kelainan seks seperti ini senang mengumpulkan celana dalam perempuan sebanyak ratusan pcs.

Terpisah, Kapolsek Sukmajaya, Kompol M Meltha Mubarak mengatakan, dari para korban tidak ada yang membuat laporan.

“Perbuatan pelaku dugaan mencuri celana dalam wanita ini tidak ada laporan korban,” tutupnya. (rd/pojokjabar)