Polri Ungkap Fakta Penetapan Irjen Ferdy Sambo Sebagai Tersangka

Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Dedi Prasetyo.

POJOKJABAR.com, DEPOK–  Kadiv Propam Polri, Irjen Dedi Prasetyo membantah perihal penetapan tersangka Irjen Ferdy Sambo.


Sebab Ferdy hanya diperiksa oleh Tim Iksus.

Namun untuk penetapan tersangka itu merupakan kewenangan Timsus.

“Penetapan tersangka itu Timsus, Ini Iksus fokus kepada kode-kode etik. Jadi bedakan, ya,” ujarnya.


“Tapi ini terus berkembang. Sesuai janji Pak Kapolri, ini akan dibuka seterang-terangnya,” tegasnya.

Irjen Ferdy Sambo pun ternyata tak dilakukan penangkapan.

Baca: Irjen Pol Ferdy Sambo Diduga Terlibat Pengerusakan Barang Bukti

Jendral bintang dua itu hanya disangkakan pelanggaran kode etik terkait ketidakprofesionalan Irjen Sambo dalam memerintahkan olah TKP atas kematian Brigadir Joshua.

Irjen Ferdy Sambo juga diduga memerintahkan ketidakprofesionalan terhadap 25 anggota polisi yang sudah diperiksa.

“Dari pemeriksaan tim gabungan Pengawasan Pemeriksaan secara Khusus (Wasriksus) terhadap perbuatan Irjen FS yang diduga melakukan pelanggaran ketidak profesional dalam melakukan olah TKP,” kata Kadiv Propam Polri, Irjen Dedi Prasetyo di Bareskrim, Sabtu (5/8/2022).

Baca: Timsus Sudah Kantongi Identitas Perusak CCTV di Rumah Dinas Ferdy Sambo

Karena ketidakprofesional dalam melakukan olah TKP atas kematian Brigadir Joshua itu, Irjen Ferdy Sambo pun langsung di tempatkan di tempat khusus di Mako Brimob Depok.

Namun, Dedi pastikan tak ada penangkapan terhadap Irjen Ferdy Sambo.

Pasalnya pemeriksaan Ferdy yang dilakukan tim gabungan Pengawasan Pemeriksaan secara Khusus berfokus kepada kode etik.

“Jadi hari ini Wasriksus fokus kepada kode etik Ferdy Sambo. Jadi tidak benar ada penangkapan,” ujarnya.(fir/pojokjabar)