Polda Metro Jaya Beberkan Soal Penimbunan Beras Bansos di Depok, Langsung Gerak Cepat

Bantuan sembako kementerian sosial yang dibuang di Lapangan KSU, Depok, Jawa Barat. Foto/IST

POJOKJABAR.com, DEPOK– Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Endra Zulpan menuturkan bahwa berdasarkan penjelasan JNE, ia mengaku bahwah pihaknyalah yang melakulan penimbunan beras bantuan bansos pemerintah tersebut di Kota Depok.


Hanya saja, kata dia, untuk mendalami kasus penguburan beras bansos di Kota Depok, pihaknya masih membutuhkan keterangan JNE.

“Yang diperoleh di lapangan, JNE mengakui yang nimbun memang JNE,” ujarnya.

Polda Metro Jaya langsug gerak cepat perihal temuan beras Bansos yang ditemukan terkubur di kawasan Sukmajaya, Kota Depok.


Temuan beras Bansos yang terkubur di lahan parkir JNE itu videonya viral di media sosial.

Kini pihak kepolisian akan memanggil pihak JNE terkait beras yang terkubur tersebut.

Baca: Bos JNE Ternyata Mualaf, Berjihad Bangun 99 Masjid, Berikut Kisahnya

 

“Akan diklarifikasi terlebih dulu pihak JNE,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan kepada wartawan, Senin (1/8/2022).

Sebelumnya ditemukan bantuan sosial ( Bansos ) Presiden berupa timbunan beras dipendam di dalam tanah Jalan Tugu Jaya, Tirta Jaya, Sukmajaya, Depok.

Bansos Presiden itu merupakan bantuan tahun 2020 untuk warga terdampak pandemi Covid-19 itu ternyata dikubur pihak JNE.

Baca: Jatah Beras Bansos Warga di RT 06/10 Medansatria Dikurangi Setengah

 

Pihak PT Tiki Jalur Nugraha Ekakulir (JNE) buka suara terkait temuan beras yang dikubur itu.

JNE mengaku mengubur bansos-bansos tersebut. Sebab, bansos itu telah mengalami kerusakan.

“Jadi, itu memang beras yang rusak. Dan memang bisa dibilang berasnya itu sesuai ini sudah terjadi pergantianlah, jadi sudah tidak layak dan karena sudah rusak,” kata Head of Media Relation Departement, Kurnia Nugraha, Minggu (31/7).(fir/pojokjabar)