Cibir Kegiatan Pawai Obor di Medsos, Pemuda di Sawangan Depok Digeruduk Warga Sekampung

Mediasi dengan salah satu warga yang mencibir lewat unggahan media sosialnya soal kegiatan pawai obor. (Istimewa)

POJOKJABAR.id, Depok – Ratusan masyarakat Sawangan menggeruduk salah satu rumah warga yang berlokasi di Jalan Abdul Wahab, Gang Mardhotillah, RT 5 RW 5, Kelurahan Sawangan, Kecamatan Sawangan,Kota Depok.


Awal mula penggerudukan bermula ketika warga tersebut mencibir lewat unggahan sosial medianya perihal kegiatan pawai obor tersebut yang melewati gangnya.

Ketua RT 5 RW 5 Kelurahan Sawangan, Samsulrizal mengatakan, awal mula penggerudukan masyarakat kepada salah satu warga bermula dari unggahannya di media sosial yang mencibir terkait kegiatan pawai obor masyarakat dalam memperingati Tahun Baru Islam 1444 Hijriyah.

“Awal mula jamaah yang diperkirakan sekitar 300 orang berangkat dari pukul 20:00 WIB sampai 22:15 WIB dari Masjid At Taqwa ke Jalan Swadaya 1 tembus ke Swadaya 2 kemudian masuk ke Gang Mardhotillah, dan keluar di Gang Anggrek Insan Kamila, kemudian masuk ke Jalan Abdul Wahab yang kemudian finish di Masjid Al Mukhlashiin,” ungkapnya dikutip Pojokjabar dari Radar Depok, Minggu (31/07/2022).


Baca Juga : Polda Metro Jaya Beberkan Soal Penimbunan Beras Bansos di Depok, Langsung Gerak Cepat

Rizal mengungkapkan, kemudian salah satu warga yang berada di Gang Mardhotillah, RT 5 RW 5 mencibir kegiatan pawai obor yang berlangsung lewat unggahan sosial medianya dengan cara yang tidak etis sehingga masyarakat merasa tidak terima.

“Sebelumnya cibiran tersebut ramai digrup sosial media karena salah satu warga RT 5 RW 5 ada yang merasa terganggu dengan kegiatan pawai obor yang berlangsung ketika melewati gangnya, kemudian ratusan warga Kelurahan Sawangan menggruduk rumah tersebut pada pukul 22:30 WIB agar pemilik akun segara mengklarifikasi atas unggahannya tersebut,” ungkapnya.

Lanjutnya, warga yang mencibir tersebut melakukan klarifikasi di kediamannya serta meminta maaf secara lisan dan membuat pernyataan tertulis kepada warga yang tersinggung karena unggahannya tersebut, masyarakat juga meminta agar warga tersebut meninggalkan tempat tinggalnya.

“Dalam mediasi yang berlangsung turut hadir tokoh masyarakat, tokoh pemuda serta pihak kepolisian yang berjaga-jaga agar tak terjadi hal yang tidak diinginkan,” terangnya.

Setelahnya, warga tersebut diamankan oleh pihak kepolisian setelah pernyataan tertulis dan permintaan maaf secara lisan telah dilakukan di kediamannya.

“Pihak kepolisian dari Polres Metro Depok kemudian mengamankan warga beserta keluarganya guna mengantisipasi hal yang tidak diinginkan dan untuk dipintai keterangan lebih lanjut,” tutupnya. (rd/pojokjabar)