Ada 12 Korban, Polisi Tangkap Pria Asal Depok Pelaku Penculikan Anak di Bogor dan Jakarta

Ist.

POJOKJABAR.id, Depok – Polisi berhasil menangkap Abbi Rizal Afif (ARA) warga RT 1 RW 9 Kelurahan Bojongsari Baru, Kecamatan Bojongsari, Kota Depok, yang merupakan pelaku penculikan FF bocah 11 tahun asal Bogor, dan K (12) asal Jakarta Selatan.


Dalam penangkapan tersebut, polisi juga menyelamatkan 10 anak yang dibawa pelaku.

Polisi masih mendalami motif Rizal Afif, tersangka penculikan 12 anak di Bogor, Jakarta, dan Tangerang Selatan itu. Sejauh ini polisi belum menemukan indikasi perdagangan orang di balik aksi penculikan Rizal Afif ini.

“Dari keterangan pelaku maupun keterangan para korban, tidak ada mengarah ke tindak pidana perdagangan orang,” kata Kasat Reskrim Polres Bogor AKP Siswo Tarigan, Jumat (13/5/2022).


Siswo juga menepis dugaan penculikan untuk penjualan organ tubuh korban. Saat ini, kata Siswo, pihaknya masih berfokus pada pembuktian kasus penculikan dan pencabulan.

“Kesesuaiannya telah terjadi tindak pidana pencabulan (Rudapaksa) dan penculikan anak,” ujarnya.

Tersangka terlibat kasus penipuan di kawasan Depok. Kepada penyidik, tersangka mengaku melakukan perbuatan tersebut tanpa melibatkan orang lain. Sementara itu, umur rata-rata korban sekitar 10 sampai 14 tahun.

’’Kami sedang melakukan pendalaman untuk masalah pelecehannya. Sejauh ini, tersangka membawa korban, lalu merampas HP milik para korban dan menjualnya,’’ tuturnya.

Sebelum ditahan, tersangka sempat dilumpuhkan polisi karena melawan ketika akan ditangkap. Pelaku berupaya menabrak petugas dengan motor.

Kapolres Bogor AKBP Iman Imanuddin menambahkan, dalam menjalankan aksinya, tersangka ARA yang merupakan warga Bojongsari Baru Kota Depok itu mengaku sebagai anggota Polri dan Satgas Covid-19.

Kepada para korban, tersangka menegur para korban dengan alasan melanggar protokol kesehatan dan kedapatan tengah merokok.

’’Calon korban dibujuk untuk ikut tersangka dan dibawa, lalu dikumpulkan di satu tempat,’’ tuturnya.

Adapun 10 anak yang dibawa pelaku berasal dari Jakarta Selatan, Jakarta Barat, Jakarta Pusat, dan Tangerang Selatan. Iman menuturkan, pihaknya masih mendalami motif penculikan tersebut.

Pasalnya, semua korban saat diselamatkan dalam kondisi baik. Polres Bogor juga berkoordinasi dengan Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kabupaten Bogor untuk memberikan pelayanan trauma healing kepada para korban.

“Pelaku kami sangkakan dengan Pasal 330 KUHP, ancaman hukuman pidana tujuh tahun penjara,” imbuhnya.

Dalam pemeriksaan itulah, polisi juga mendapati tersangka ternyata seorang mantan napi kasus terorisme.

‘’Berdasar pengakuan, tersangka sudah tiga kali menjalani hukuman pidana. Dua kali (di antaranya) menjalani pidana kasus terorisme,’’ tandas Iman. (rb/pojokjabar)