Waspada Hepatitis Akut, Pemkot Depok Akan Sebar SE

Ilustrasi.

POJOKJABAR.id, Depok – Meski bahaya hepatitis akut yang menyerang anak belum ditemukan. Pemkot Depok berencana akan mengeluarkan surat ederan (SE) walikota terkait kewaspadaan penyakit mematikan tersebut.


Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Depok, Wijayanto menyebutkan, belum ada langkah pencegahan yang dilakukan pihaknya. Kendati demikian, dia tetap menekankan agar satuan pendidikan tetap menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes) Covid-19.

“Ga ada, biasa aja. Tetap prokes,” singkatnya, Kamis (12/5/2022).

Berbeda, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok, Mary Liziawati mengungkapkan, saat ini tengah menyosialisasikan bahaya dari hepatitis akut melalui, infografis yang bermuatan tentang langkah pencegahan penyakit tersebut.


“Besok (Hari ini) dilaksanakan sosialisasi dan edukasi melalui webinar,” terang dia.

Saat ini, ungkap dia, Pemkot Depok tengah mempersiapkan proses pembuatan Surat Edaran (SE) Walikota Depok, Mohammad Idris mengenai penyakit mematikan tersebut. Kendati demikian, Mary enggan membocorkan isinya.

“SE Walikota sedang proses pembuatan,” tutur Mary.

Selanjutnya, Mary meminta masyarakat terkhusus siswa-siswi di Kota Depok untuk waspada dan jangan panik atau merasa resah terhadap penyakit yang telah memakan korban itu.

“Pesan kepada masyarakat tetap waspada, tapi tidak panik atau meresahkan,” tegasnya.

Sementaa itu, Juru Bicara Kementerian Kesehatan, Siti Nadia Tarmizi mengonfirmasi adanya tambahan dua orang pasien hepatitis akut misterius yang meninggal dunia. Kedua pasien tersebut berasal dari DKI Jakarta dan Kalimantan Timur.

“Sudah 7 orang, 4 di DKI Jakarta, 1 Sumatera Barat, 1 Jawa Timur, dan 1 Kalimantan Timur,” kata Nadia, Kamis (12/5/2022).