Kasus Covid-19 di Kota Depok Mulai Naik Lagi

COVID-19
Ilustrasi

POJOKJABAR.com, Depok – Juru Bicara Satgas Penangan Covid-19 Kota Depok, Dadang Wihana mengatakan, berdasarkan data 15 Januari 2022, terdapat 40 penambahan kasus konfirmasi positif Covid-19.


Kasus konfirmasi aktif naik 40 orang dari hari sebelumnya. Lalu, suspek aktif turun 11 kasus, kontak erat aktif naik menjadi 8 kasus, serta pasien probabel aktif, 0 kasus atau tidak ada.

“Pada data tersebut tidak ada penambahan kasus pasien meninggal. Dengan demikian total keseluruhan tetap 2.172 orang,” kata Dadang, Selasa (18/1/2022).

Dia menyebutkan, kenaikan kasus aktif Covid-19 ini terjadi karena adanya klaster perkantoran dan tingginya mobilitas masyarakat. Sehingga berkembang menjadi klaster keluarga.


“Ini karena mobilitas masyarakat yang mulai longgar dan meninggi,” terangnya.

Menurutnya, Ketua Satgas telah melakukan konsolidasi rapat internal dengan forum komunikasi pimpinan daerah (Forkopimda) soal langkah strategis menghadapi lonjakan kasus.

“Kita sudah melakukan SOP sesuai dengan yang ditentukan, jadi secara pengalaman kita mengikuti seperti kasus sebelumnya ketika bulan Juli 2021,” kata Dadang.

Dari hasil konsolidasi itu diputuskan tempat karantina terpusat akan dibuka jika terjadi lonjakan kasus positif di atas 5 persen.

“Jadi kita sudah mencoba merencanakan kalau terjadi lonjakan kasus positifnya (positivity rate) di atas 5 persen, pak Wali sudah memberikan arahan untuk dijajaki lagi tempat karantina di Wisma Makara UI,” kata Dadang.

Pada saat ini positivity rate Kota Depok masih di angka 1,03 persen. Namun, sebelum positivity rate mencapai 5 persen, Dadang mengatakan, pihaknya masih mengupayakan mitigasi di hulu yakni pada tataran masyarakat.