Warga Sukatani Kota Depok Was-was Banjir Susulan, Minta Turap Segera Diperbaiki

Kondisi setelah longsor dan banjir yang terjadi di RT 3/10 Kelurahan Curug, Kecamatan Cimanggis dan RT 4/22 Kelurahan Sukatani, Kecamatan Tapos, Senin (2/8).

Kondisi setelah longsor dan banjir yang terjadi di RT 3/10 Kelurahan Curug, Kecamatan Cimanggis dan RT 4/22 Kelurahan Sukatani, Kecamatan Tapos, Senin (2/8).


POJOKJABAR.com, DEPOK – Warga di Kelurahan Sukatani was-was, Senin (2/8/2021). Keladinya, longsor yang terjadi pada Minggu (1/8), di RT3/10 Kelurahan Curug, Kecamatan Cimanggis, hingga menyebabkan banjir di RT4/22 Kelurahan Sukatani, masih dalam proses evakuasi alat berat. Tak ayal, warga setempat meminta disegerakan perbaikan turap. Hal tersebut agar banjir tak terulang.

Ketua RT3/10 Kelurahan Curug, Jumali menerangkan, turap yang amblas akibat hujan deras ini membuat kali yang menjadi pemisah antara Cimanggis dan Tapos, meluap dan mengakibatkan banjir.

“Ini lokasi pembuangan sampah bagi warga RW10, karena hujan deras dan mungkin turap sudah tidak dapat lagi menampung. Sehingga jebol dan reruntuhannya jatuh semua ke kali sehingga airnya masuk ke pemukiman warga,” ucapnya kepada Radar Depok (Group Pojoksatu.id), Senin (02/08/2021).

Karena lokasi RT3/10 Curug berada di ataa, sehingga dia menyebutkan tidak ada satupun warganya yang terdampak akibat bencana yang terjadi ini.

“Warga kita seluruhnya aman, dampaknya ke Sukatani saja karena memang posisi pemukimannya ada di bawah,” jelasnya.

Terpisah, Ketua RW 22 Sukatani Nartono yang didampingi Ketua RT4 Johan menjelaskan, warganya 82 Kartu Keluarga (KK) terdampak banjir atau lebih dari 250 jiwa.

“Seletah kejadian, Karang Taruna turun langsung untuk melakukan penanganan pertama sebelum adanya bantuan dari pihak lain,” ujarnya.

Dia mebyebutkan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, dan sudah tidak ada yang mengungsi. Karena kondisi air sudah surut.

“Saat malam hari, baru sebagian landai dan baru surut keseluruhan pagi ini,” tuturnya.

Tetapi, hingga kini proses evakuasi masih terus dilanjutkan dengan dibantu oleh Satgas SDA, Tagana juga membantu dengan menurunkan alat berat. Untuk bantuan lainnya, dari Kelurahan Curug ataupun Sukatani.

“Tagana dan Dinas Sosial pun sudah datang. Baik dalam bentuk makanan, sembako ataupun yang lainnya dan sudah kami bagikan kepada masyarakat terdampak,” terangnya.

Khawatir terjadi banjir susulan, dia berharap agar dinas terkait dapat segera memperbaiki turap yang longsor ini, agar kejadian ini tidak kembali terulang.

“Kami harap ini dapat secepatnya diperbaiki, dan selama belum ada perbaikan kami meminta masyarakat sekitar selalu waspada apalagi ketika hujan turun dengan intensitas yang cukup deras,” tandasnya.

(rd/tul/pojokjabar)

Daftar untuk Tonton Launching Motor Honda New PCX Klik Disini
Loading...

loading...

Feeds