Tahun Ajaran 2021, Kota Depok Belum Bisa Pastikan PTM

Kepala Dinas Pendidikan Kota Depok Mohammad Thamrin

Kepala Dinas Pendidikan Kota Depok Mohammad Thamrin


POJOKJABAR.com, DEPOK – Kota Depok belum bisa memastikan akan melangsungkan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) tahun ajaran 2021. Hal ini dikarenakan jumlah kasus covid-19 di Kota Depok terus melesat tajam, sehingga Dinas Pendidikan Kota Depok masih harus memastikan kesiapan seratus persen.

“Ini kami sedang lakukan pembahasan, kami ingin persiapan terlebih dahulu. Dalam hal ini sekolah harus benar-benar siap 100 persen,” tegas Kepala Dinas Pendidikan Kota Depok, Mohammad Thamrin, Kamis (17/6).

Thamrin menerangkan, kesiapan tersebut meliputi kesiapan tenaga pendidik, yang diharpakan sudah melakukan vaksinasi serta pihak sekolah harus serius dan siap dalam memfasilitasi sarana protokol kesehatan, mulai dari handsanitizer, masker cadangan, hingga rutin menyemprotkan disinfektan.

Disdik akan berkoordinasi dengan orang tua siswa terkait kesiapan untuk memulai PTM tahun ini. Misalnya kesiapan menjemput sang anak atau siswa. Sehingga perencanaan PTM bukan lagi membahas tentang ketersediaan orang tua atau tidak untuk dimulainya PTM.

“Ada beberapa poin yang kami siapkan, termasuk antar jemput, bekal makan minum karena kantin tutup, menyiapkan masker cadangan,” ungkapnya.

Thamrin membeberkan, bahwa pihaknya sangat peduli kepada orang tua yang anaknya melangsungkan PTM. Sehingga sedang persiapan mendata vaksinasi guru. Untuk jumlah SMP sekitar 70 sampai 80 persen, guru SD 70 persen, TK-PAUD sekitar 40 hingga 50 persen.

“Setiap harinya ada vaksin, bahkan kemarin vaksin massal. Tapi mau kami kroscek siapa yang sudah dan siapa yang belum,” bebernya.

Dari persiapan ini, sedang menyiapkan juknis terkait pedoman pembelajaran di masa pandemi di Semester 1, termasuk juga draft Perwal yang sedang dibahas soal diizinkan atau tidaknya.

“Jika situasi membaik mungkin kebijakannya ada PTM terbatas, karena tidak bisa tiap hari anak ke sekolah. Mungkin dalam seminggu bisa satu atau dua kali. Maksimal siswa dalam kelas 20,” terang Thamrin.

Daftar untuk Tonton Launching Motor Honda New PCX Klik Disini
Loading...

loading...

Feeds