Enam Tahun Apartemen Cinere Belleveu Berdusta

Apartemen Cinere Belleveu (Cibel) di Kecamatan Cinere Kota Depok mulai menjerit karena pemilik belum memiliki sertifikat, Kamis (10/6).

Apartemen Cinere Belleveu (Cibel) di Kecamatan Cinere Kota Depok mulai menjerit karena pemilik belum memiliki sertifikat, Kamis (10/6).


POJOKJABAR.com, DEPOK – Para pemilik Apartemen Cinere Belleveu (Cibel) di Kecamatan Cinere Kota Depok mulai menjerit, Kamis (10/6). Keladinya, developer belum juga memberikan sertifitkat bukti kepemilikan apartemen. Murkanya 1.000 pemilik sangat mendasar, selama enam tahun melunasi apartemen belum juga ada niat baik dari developer.

“Sertifikat Hak Milik atas Satuan Rumah Susun (SHMSRS) yang merupakan bukti sah kepemilikan apartemen kami, sudah lebih dari enam tahun tidak juga diberikan kepada kami, sebagai pemilik yang sudah lunas,” tegas Koordinator Pemilik Apartemen Bellevue Cinere, Benny Armadi, kepada Harian Radar Depok (Group Pojoksatu.id), Kamis (10/6).

Para pemilik apartemen yang telah lunas membayar telah mempertanyakan ke pihak apartemen. Namun, tidak ada jawaban pasti kapan sertifikat tersebut akan turun ke tangan pemilik, mengingat sudah berjalan enam tahun.

“Menanyakan kapan bisa dilakukan AJB, namun sampai sekarang tidak jelas kapan bisa dilakukan. Tidak pernah jelas apa alasannya, mereka hanya bilang sedang dalam proses,” ungkap Benny.

Dia mengatakan, jika hal buruk terjadi, pihak apartemen Cinere Belleveu mengalami pailit. Tentunya semua unit apartemen yang sudah dilunasi, akan disita pengadilan, dan uang pemilik yang telah lunas juga akan ikut hangus bersama unit yang disita.

“Kalau itu terjadi, kami akan mengirim surat ke developer tentang jadwal pasti setiap pemilik untuk diundang untuk AJB,” ucapnya.

Tercatat ada 1.000 pemilik yang sedang menanti sertifikat, namun ada beberapa pemilik yang sudah menerima undangan untuk AJB. Namun aturan AJB dalam undangan tersebut sangat aneh bin ajaib.

“Dari mulai proses validasi dokumen, biaya, pemilihan PPAT, penggunaan rekening pribadi, pembebanan PBB, semua aneh,” tegas Benny.

Menimpali hal ini, Legal Manager PT Mega Pasanggrahan Indah, Verawaty Yuliantini memastikan, sertifikat pemilik akan diberikan secara bertahap. Hal ini sebagai wujud komitmen pengembang kepada konsumen.

“PT Mega Pasanggrahan Indah telah memulai penanda tanganan AJB sekaligus melakukan serah terima Sertifikat Hak Milik Satuan Atas Rumah Susun secara bertahap. Serah terima tersebut ditandai dengan penandatanganan dan serah terima sertifikat Cinere Bellevue kepada pemilik unit,” terangnya.

Dia menekankan, penyerahan sertifikat ini merupakan bukti komitmen pengembang kepada pemilik apartemen. Penyerahan sertifikat juga rencananya akan dilakukan secara bertahap untuk 2 tower apartemen di Cinere Bellevue Suites dan proyek PT Mega Pasanggrahan Indah lainnya.

“Semua sertifikat pasti akan diberikan kepada pemilik. Namun, semuanya butuh proses dan tetap kami berikan. Jadi, mohon pemilik harap bersabar,” lanjut Vera.

Menurut Vera, untuk mengurus pemecahan sertifikat apartemen tidak mudah, terlebih di Cinere Bellevue Suites ini merupakan proyek mixed use. Sehingga butuh waktu yang lama, namun pihaknya tetap menjalankan proses yang ada.

“Tidak mudah jadi butuh proses. Kami tetap menjunjung tinggi komitmen kepada konsumen,” pungkasnya.

(RD/arn/pojokjabar)

Daftar untuk Tonton Launching Motor Honda New PCX Klik Disini
Loading...

loading...

Feeds