Amblas Jalan Boulevard Grand Depok City Meluas, Perbaikan Jalan Harus Dikaji Serius

Kondisi Jalan GDC terkini yang mengalami longsor susulan saat hujan menerjang Kota Depok pada Rabu (14/4).

Kondisi Jalan GDC terkini yang mengalami longsor susulan saat hujan menerjang Kota Depok pada Rabu (14/4).


Untuk tanggung jawab atas kejadian ini, Yayat mengatakan, bisa dilihat terlebih dahulu apakah dari pihak pengembang GDC sudah melakukan serah terima kepada Pemerintah Kota Depok atau belum.

“Jika sudah ada serah terima, maka ini menjadi tanggungjawab pemerintah. Tetapi jika belum, berarti masih menjadi tanggungjawab pihak GDC,” terangnya.

Terpisah, Wakil Ketua DPRD Kota Depok, Tajudin Tabri mengatakan, Komisi C sudah melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) dan memang terdapat temuan-temuan. Salah satunya masalah GSS tersebut.

“Harusnya, jarak antara tepi sungai dengan bangunan berjarak 12 meter, ini pelanggaran,” tegasnya.

Sebelumnya, dijalan tersebut juga pernah terjadi amblas namun masih dalam skala kecil. Harusnya pemerintah, juga bisa mengatasi dan mengantisipasi agar tidak terjadi hal yang sama dengan skala lebih besar.

“Saat ini masih dalam proses lelang konsultan di PUPR, sehingga untuk pelaksanaan perbaikan kami juga belum bisa memastikan kapan akan dimulai. Dan sudah menjadi tanggungjawab pemerintah, karena sudah serah terima sejak tiga tahun lalu,” ucapnya.

Tajudin menilai, ini terjadi pengalihan fungsi, yang awalnya hanya untuk jembatan tetapi saat ini malah difungsikan untuk hal-hal lainnya, seperti kafe, rumah makan, mini market, serta lahan parkir.

“Dalam perbaikan juga harus hati-hati dan lebih matang dalam memilih konstruksi, agar masyarakat juga tidak lagi khawatir ketika melintasi ruas jalan tersebut,” tandas Tajudin.

(RD/tul/pojokjabar)

Daftar untuk Tonton Launching Motor Honda New PCX Klik Disini
Loading...

loading...

Feeds

Rektor IPB Arif Satria dirawat di RS EMC Sentul Bogor

Rektor IPB Positif Covid-19 Lagi

Rektor institut Pertanian Bogor (IPB), Arif Satria, terkonfirmasi positif Covid-19 kedua kalinya, usai sempat positif pada September 2020.