Amblas Jalan Boulevard Grand Depok City Meluas, Perbaikan Jalan Harus Dikaji Serius

Kondisi Jalan GDC terkini yang mengalami longsor susulan saat hujan menerjang Kota Depok pada Rabu (14/4).

Kondisi Jalan GDC terkini yang mengalami longsor susulan saat hujan menerjang Kota Depok pada Rabu (14/4).


POJOKJABAR.com, DEPOK – Kekhawatiran amblas Jalan Boulevard Grand Depok City (GDC) meluas, benar saja terjadi. Jalan yang awalnya tidak retak, kini kondisinya menga-ngaga dan struktur tanah di bawah jalan ikut tergerus, Kamis (15/4) malam. Atas peristiwa ini, pengamat menilai harus segera menggarapnya dan serius dalam mengkaji jembatan yang nantinya akan dibangun ulang.

Patauan di lokasi, memang bongkahan tanah baru dan beton sudah ada yang amblas. Apalagi Jalan dekat Kafe Ghawil sudah tidak bisa dilintasi akibat sudah reta-retak yang meluas.

Salah satu pegawai kafe Ghawil, Sofyan menyatakan, amblas susulan terjadi saat malam hari, Rabu (14/4), saat hujan turun menerjang Kota Depok. Namun, saat tidak ada suara gemuruh yang membuat pegawai setempat khawatir, sebab hanya suara retakan.

“Iya semalem bang longsor lagi, persis di bagian jalan. Untung petugas sudah memasang bambu sebagai penanda kawasan bahaya,” ujarnya kepada Harian Radar Depok (Group Pojoksatu.id), Kamis (15/04/2021).

Sementara, Pengamat Tata Kota Yayat Supriyatna menyoroti, perihal jalan amblas yang terjadi di GDC. Pemerintah wajib melakukan perbaikan dengan serius, dengan melakukan pengkajian yang baik. Hal ini agar perbaikan yang sempurna dapat dirasakan masyarakat.

“Dalam membangun jalan yang dibawahnya ada aliran sungai, harusnya ada kerjasama yang baik antara Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dengan Sumber Daya Air (SDA), untuk meminimalisir hal seperti ini,” ucapnya kepada Radar Depok (Group Pojoksatu.id), Kamis (15/04/2021).

Lanjut Yayat, memahami struktur tanah juga sangat penting dalam membangun jalan yang dialiri sungai. Pasalnya, kondisi tanah itu tidak bisa disama ratakan alias berbeda-beda.

“Bisa lebih dahulu dicek, apakah kondisi sungai ini ada potensi pelebaran, perbaikan atau berpotensi longsor. Ketika intensitas curah hujan yang tinggi, bisa dilihat juga daya dukung tanahnya seperti apa,” terangnya.

Terkait Garis Sempadan Sungai (GSS), menurutnya wajib diperhatikan mulai dari strukur yang lebih kuat hinga aspek-aspek daya dukung yang lainnya, agar tidak melanggar garis tersebut.

“Yang paling penting pemerintah perlu melakukan pengawasan, pemantauan serta pemeliharaan jalan yang telah dibangun,” ujarnya.

Daftar untuk Tonton Launching Motor Honda New PCX Klik Disini
Loading...

loading...

Feeds