Bulan Ramadan, ASN Kota Depok Pulang Lebih Cepat

Ilustrasi Aparatur Sipil Negara (ASN).

Ilustrasi Aparatur Sipil Negara (ASN).


POJOKJABAR.com, DEPOK – Jelang ramadan, sistem kerja Aparatur Sipil Negara (ASN) Kota Depok akan diatur. Pemkot Depok akan segera menerbitkan surat ederan (SE) tentang jam kerja ASN selama Ramadan.

Dalam aturan Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) Nomor 09 Tahun 2021 dijelaskan, terdapat beberapa ketentuan waktu jam kerja untuk ASN. Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Depok, Sri Utomo mengatakan, Pemerintah Kota (Pemkot) Depok akan segera menerbitkan Surat Edaran (SE) tentang jam kerja ASN selama Ramadan 1442 H.

“Selama puasa atau Ramadan ini tentunya ada perubahan jam kerja ASN,” tuturnya kepada Harian Radar Depok (Group Pojoksatu.id), Minggu (11/04/2021).

SE yang akan diterbitkan Pemkot Depok merupakan tindaklanjut dari SE Kementerian Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB).

“SE dari Menpan baru ada kemarin, pada (9/4). Untuk Depok baru akan diterbitkan SE pada (12/4),” lanjutnya.

Terpisah, Sekretaris Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Depok, Mary Liziawati mengatakan, terkait sistem kerja ASN di Kota Depok masih disesuaikan zonasi pandemi Covid-19.

“Saat ini Kota Depok masih berzona oranye, jadi sistem kerjanya masih 50 persen Work From Office (WFO) dan 50 persen Work From Home (WFH),” tuturnya kepada Radar Depok (Group Pojoksatu.id), Minggu (11/04/2021).

Mary menambahkan, jika nanti Kota Depok sudah berzona kuning maka WFO bisa bertambah menjadi 75 persen.

“Dan apabila sudah zona hijau, akan bisa WFO sebanyak 100 persen,” tegasnya.

Sebelumnya, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Tjahjo Kumolo, menerbitkan Surat Edaran (SE) tentang Penetapan Jam Kerja Pada Ramadhan 1442 Hijriah Bagi ASN di Lingkungan Instansi Pemerintah. Dalam SE Nomor 09 Tahun 2021 itu dijelaskan, terdapat beberapa ketentuan waktu jam kerja untuk ASN.

Instansi pemerintah yang memberlakukan lima hari kerja, jam kerja menjadi 08:00-15:00 pada hari Senin hingga Kamis. Adapun jam istirahatnya diberikan waktu pada 12:00-12:30. Sementara untuk Jumat, jam kerja pada pukul 08:00-15:30, dengan jam istirahat jam 11:30-12:30.

Sedangkan bagi instansi pemerintah yang menerapkan enam hari kerja, jam kerja menjadi pukul 08:00-14:00 pada Senin sampai Kamis dan Sabtu, dengan waktu istirahat selama 30 menit dimulai pukul 12:00. Sementara untuk hari Jumat, jam kerja ASN pada pukul 08:00-14:30, dengan jam istirahat selama 1 jam terhitung mulai pukul 11:30.

Dalam SE itu juga dijelaskan bahwa jam kerja efektif bagi instansi pemerintah pusat dan daerah yang melaksanakan lima atau enam hari kerja selama bulan Ramadan 1442 Hijriah minimal 32,5 jam dalam satu minggu.

Untuk diketahui, pada hari biasa jam kerja ASN dalam satu hari kurang lebih 7,5 jam dengan total 37,5 jam per pekan. Pengaturan jam kerja ini tetap memperhatikan pengendalian Covid-19 pada lingkungan instansi pemerintah.

(RD/dis/pojokjabar)

Daftar untuk Tonton Launching Motor Honda New PCX Klik Disini
Loading...

loading...

Feeds