Overload, TPA Cipayung Depok Harus Direvitalisasi

Truk sampah saat berada di TPA Cipayung, Kecamatan Cipayung.

Truk sampah saat berada di TPA Cipayung, Kecamatan Cipayung.


POJOKJABAR.com, DEPOK — Revitalisasi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipayung terus digaungkan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok. Hal itu dikarenakan TPA Cipayung telah lama diambang kelebihan kapasitas (overload).

Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Cipayung, Ardan Kurniawan mengatakan, DLHK Kota Depok berharap revitalisasi TPA Cipayung segera dilakukan. Upaya tersebut dimaksudkan untuk memaksimalkan kapasitas dan fungsi dari TPA.

Setiap hari sampah di Kota Depok mencapai 1.565 ton, namun yang masuk ke TPA 934 ton. Pengurangan itu terjadi karena sebelum sampah dibuang ke TPA dilakukan pemilahan.

“Revitalisasi TPA Cipayung diharapkan mampu menampung sampah. Namun timbunannya dapat diolah lebih lanjut,” kata Ardan kepada Radar Depok, Rabu (7/4).

Dikatakan Ardan, pemilahan sangat membantu mengurangi beban sampah di TPA Cipayung yang sudah over kapasitas. Revitalisasi TPA Cipayung rencananya akan mencakup penambahan sejumlah fasilitas pengolahan sampah.

“Mulai dari penataan infrastruktur, zona aktif dan fasilitas lain. Sampah lama kami habiskan, sehingga sampah lama hanya menyisakan residu lima persen,” jelas Ardan.

Untuk mengurangi sampah yang saat ini sudah over kapasitas, lanjut dia, Pemerintah Kota Depok akan menerapkan teknologi refuse derived fuel (RDF). Mengenai revitalisasi TPA Cipayung, pihaknya sudah melakukan kajian dan detail engineering design (DED) tinggal pelaksanaannya saja menunggu ketersediaan anggaran.

“Nantinya kalau teknologi RDF dilaksanakan akan mengubah sampah menjadi bahan bakar. Semoga saja penerapan teknologi FDR dapat terealisasi,”tandasnya.

(RD/arn/pojokjabar)

Daftar untuk Tonton Launching Motor Honda New PCX Klik Disini
Loading...

loading...

Feeds