PPKM Diperpanjang sampai 8 Maret, RT Zona Hijau Covid-19 di Kota Depok Jadi 3.641

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Depok saat melakukan penertiban di masa Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), Rabu (13/1/21).

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Depok saat melakukan penertiban di masa Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), Rabu (13/1/21).


POJOKJABAR.com, DEPOK – Rukun Tetangga (RT) di Kota Depok yang bebas dari kasus Covid- 19 alias zona hijau kembali bertambah. Satgas Penanganan Covid-19 Depok mencatat kini sudah ada 3.641 RT yang masuk dalam zona hijau, Selasa (23/2).

Informasi itu diolah dari data Pusat Informasi COVID-19 Kota Depok atau PICODEP, berdasarkan Kartu Tanda Penduduk (KTP).

Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Kota Depok, Dadang Wihana menyebut, dari tabel pada PICODEP terdapat peningkatan jumlah RT zona hijau sebanyak 135 RT. Adapun totalnya adalah dari sebelumnya 3.506 RT, kini menjadi 3.641 RT.

“Sedangkan zona kuning terjadi penurunan 127 RT dari sebelumnya 1.776 RT, menjadi 1.649 RT,” ucapnya, Selasa (23/2).

Zona oranye atau dengan kategori status risiko sedang penyebaran Covid-19, juga terjadi penurunan di 8 RT, dari sebelumnya 11 RT menjadi 3 RT.

“Rincian data zonasi RT dapat dilihat dalam laman https://bit.ly/ZonasiRT,” kata Dadang.

Terkait hal tersebut, pihaknya juga telah memetakan zonasi RT berdasarkan instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 4 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis Mikro (PPKM).

Dia meminta satgas dari semua tingkatan, baik dari tingkat kota, kecamatan, kelurahan dan Satgas Kampung Siaga Tangguh Jaya (KSTJ) Covid-19. Agar melaksanakan PPKM skala mikro sebagaimana diatur dalam Inmendagri Nomor 4 Tahun 2021, yang disesuaikan dengan karakteristik dan kekhasan masing-masing wilayah.

“Berkenaan dengan kebijakan Pembatasan Aktivitas Warga (PAW) dan Pembatasan Aktivitas Usaha (PAU), untuk periode waktu dari tanggal 23 Februari sampai dengan 8 Maret 2021 sama dengan pengaturan sebelumnya,” ujarnya.

Adapun aturan tersebut di antaranya yakni, pembatasan operasional pusat perbelanjaan sampai dengan pukul 21:00 WIB.

“Restoran/kafe dine in dan take away sampai pukul 21:00 WIB, dengan protokol kesehatan yang telah ditetapkan,” ujarnya.

Dadang menambahkan, mengingat penambahan kasus Covid-19 masih terus terjadi, maka untuk memutus mata rantai penularan virus tersebut, diminta kepada seluruh warga untuk dapat menerapkan 2I 5M.

“Iman, imun dan memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan serta mengurangi mobilitas,” bebernya.

Sampai saat ini perlu diketahui, virus Korona masih terus menjalar. Jumlah warga Depok yang terkonfirmasi positif per Selasa (23/2) sudah 34.348 jiwa, warga yang sembuh sudah 29.894 jiwa, warga Depok meningga mencapai 706 jiwa. Pasien positif yang masih dirawat ada 3.748 jiwa.

(RD/dis/hmi/pojokjabar)

Daftar untuk Tonton Launching Motor Honda New PCX Klik Disini
Loading...

loading...

Feeds